KARIMUN (HK) – Dua nelayan asal Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan setelah sempat terombang-ambing di perairan perbatasan Karimun-Malaysia akibat mesin longboat yang mereka gunakan mengalami kerusakan.
Kedua nelayan tersebut diketahui, Iwan dan Reza, berangkat melaut untuk menjaring ikan sekitar pukul 14.00 WIB. Namun sekitar pukul 17.15 WIB, mesin longboat tiba-tiba mati karena mengalami kendala pada aki sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Dalam kondisi terapung di tengah laut, keduanya sempat berusaha meminta bantuan kepada kapal feri yang melintas. Namun, tidak ada tanggapan. Informasi mengenai kejadian itu akhirnya diterima Pos SAR Tanjung Balai Karimun dari Bea Cukai pada pukul 20.50 WIB.
Mendapat laporan tersebut, Basarnas Tanjungpinang bersama Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan speedboat milik Lanal Tanjung Balai Karimun.
Lokasi kejadian berada sekitar 11,2 mil laut dari dermaga. Setelah melakukan pencarian, tim akhirnya menemukan kedua nelayan pada pukul 21.55 WIB dalam kondisi selamat.
Korban ditemukan sekitar 1,8 juta laut dari titik awal yang dilaporkan dan selanjutnya dievakuasi menuju Pulau Buru.
Operasi penyelamatan kemudian dinyatakan selesai setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Seluruh unsur SAR yang terlibat juga telah kembali ke satuan masing-masing.
Basarnas Tanjungpinang mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut sehingga proses pencarian dan evakuasi dapat berlangsung dengan aman, cepat, dan lancar.(r/nel)





