BATAM (HK) – Cekcok antara dua pekerja PT Astong Kabil berujung keributan di Simpang Perumahan Purna Yuda Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam, Senin (10/8/2026) malam.
Keributan yang terjadi di pinggir jalan tersebut membuat masyarakat melapor melalui layanan Polisi 110. Tak lama berselang, personel Polsek Nongsa tiba di lokasi dan mengamankan kedua pihak yang terlibat.
Peristiwa itu dilaporkan sekitar pukul 20.34 WIB. Mendapat laporan tersebut, personel piket Samapta bersama piket fungsi Polsek Nongsa langsung bergerak menuju lokasi.
Sekitar pukul 20.40 WIB, polisi tiba di Simpang Perumahan Purna Yuda Kabil. Petugas kemudian memisahkan dan mengamankan kedua pihak untuk mencegah perselisihan kembali memanas.
Kedua pihak selanjutnya dibawa ke Mapolsek Nongsa untuk menjalani pemeriksaan dan mediasi.
Dari keterangan sementara, keributan diduga berawal dari cekcok antara Aron Saragi dan pihak lainnya saat berada di tempat kerja.
Keduanya diketahui bekerja di PT Astong Kabil. Perselisihan tersebut kemudian berlanjut hingga keduanya berhenti di kawasan Simpang Perumahan Purna Yuda.
Di lokasi tersebut, Aron mengaku dipukul hingga mengalami luka pada bagian pelipis.
Polisi kemudian mendokumentasikan kondisi korban dan kejadian yang dilaporkan. Kedua pihak juga menjalani pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Nongsa untuk mengungkap penyebab serta kronologi sebenarnya.
Kapolsek Nongsa Kompol Eriman membenarkan adanya penanganan laporan keributan tersebut. Menurutnya, kecepatan polisi mendatangi lokasi merupakan bagian dari respons terhadap laporan masyarakat.
“Layanan Polisi 110 merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan kehadiran dan tindakan kepolisian. Setiap laporan yang diterima akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan terukur,” kata Eriman.
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri ketika terjadi perselisihan. Laporan dapat segera disampaikan kepada polisi agar petugas dapat melakukan penanganan dan mencegah situasi berkembang menjadi lebih serius.
Sementara itu, penanganan terhadap kedua pihak masih dilakukan Unit Reskrim Polsek Nongsa. Polisi masih menggali keterangan untuk memastikan rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang terlibat berdasarkan fakta di lapangan. (dam)





