LINGGA (HK)- Guna mewujudkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bergusi dan aman Tim Food Safety SPPG Polres Lingga Rutin Lakukan pemeriksaan kemanan pangan (food safety) di SPPG Kemala Bhayangkari. Seperti yang dilakukan di SPPG Kemala Bhayangkari 4 di Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Brigpol Rudi Yanto untuk memastikan seluruh proses penyajian makanan memenuhi standar keamanan pangan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Kapolres Lingga, AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H S.I.K M.H, mengatakan bahwa pengawasan keamanan pangan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
“Polres Lingga berkomitmen memastikan setiap makanan yang disajikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, aman, sehat, bergizi, serta memenuhi standar kelayakan konsumsi. Melalui pengawasan Food Safety, kami ingin memberikan rasa aman sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas,” kata Kapolres Lingga.
Dikatakan, pada pelaksanaan program MBG di Desa Duara yang dilakukan food Safety oleh tim menyiapkan menu terdiri dari nasi putih, telur ceplok cabai hijau, semur tahu, mix vegetable, dan buah salak. Menu tersebut telah melalui analisis kandungan gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok penerima manfaat, mulai dari balita, peserta didik PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga ibu hamil dan ibu menyusui.
Sebanyak 1.335 penerima manfaat menerima layanan Program Makan Bergizi Gratis yang meliputi balita di sejumlah Posyandu, peserta didik PAUD, TK, SD, SMP Negeri 1 Lingga Utara, serta SMA Negeri 1 Lingga Utara. Seluruh makanan yang diproduksi telah diperiksa dari aspek kebersihan, kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga kelayakan penyajian sebelum didistribusikan.
Kegiatan Food Safety yang dilaksanakan secara rutin, Polres Lingga bersama Yayasan Kemala Bhayangkari terus mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, sekaligus memastikan setiap makanan yang diterima benar-benar aman, higienis, dan layak dikonsumsi. (tir).





