KARIMUN (HK) – Pemerintah Kabupaten Karimun terus bergerak cepat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di area-area strategis, khususnya yang masuk ke dalam lingkaran kawasan Free Trade Zone (FTZ). Sebagai bentuk pengawasan melekat demi memastikan proyek berjalan optimal, Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, melakukan peninjauan langsung (blusukan) ke lokasi pembangunan infrastruktur jalan pada Kamis (16/07).
Fokus peninjauan kali ini diarahkan pada proyek pengerjaan Jalan FTZ yang terletak di Jalan Abdul Salam, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Berazam ini didampingi oleh sejumlah kepala dinas terkait dan tim teknis untuk melihat dari dekat sejauh mana progres fisik yang telah terealisasi di lapangan.
Mengurai Urgensi Jalur Abdul Salam Bagi Meral Barat
Kecamatan Meral Barat selama ini dikenal sebagai salah satu episentrum pertumbuhan industri dan logistik di Kabupaten Karimun.
Namun, potensi besar tersebut membutuhkan sokongan aksesibilitas yang prima agar pergerakan barang, jasa, dan manusia tidak terhambat.
Pembangunan Jalan Abdul Salam di Kelurahan Darussalam ini dirancang bukan sekadar sebagai jalan penghubung biasa, melainkan sebagai urat nadi baru perekonomian.
Jalan ini diproyeksikan mampu memotong waktu tempuh logistik, membuka potensi wilayah yang selama ini sulit dijangkau, serta memicu lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di tingkat kelurahan.
Komitmen Mutu dan Ketepatan Waktu
Di sela-sela peninjauannya, Bupati Iskandarsyah tampak menyusuri badan jalan yang sedang dalam tahap pengerjaan.
Membawa cetak biru perencanaan, beliau berdiskusi intensif dengan para kontraktor dan pengawas proyek untuk memastikan kualitas material dan ketebalan aspal sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
“Kawasan FTZ Karimun ini adalah magnet investasi. Oleh karena itu, infrastruktur pendukungnya tidak boleh dibuat setengah-setengah.
Kualitas harus nomor satu agar daya tahannya panjang, mengingat jalur ini nantinya akan kerap dilalui oleh kendaraan dengan mobilitas tinggi,” tegas Bupati Iskandarsyah di lokasi.
Ia juga menambahkan, bahwa ketepatan waktu penyelesaian menjadi poin krusial yang ia tekankan kepada pihak pengembang. Waktu pengerjaan yang molor dinilai hanya akan merugikan aktivitas masyarakat dan menunda dampak ekonomi yang seharusnya sudah bisa dinikmati.
Dampak Nyata Bagi Masyarakat Darussalam
Selain berfokus pada sisi makro ekonomi dan investasi, pembangunan Jalan Abdul Salam ini membawa angin segar bagi hajat hidup orang banyak di Kelurahan Darussalam.
Selama ini, akses jalan yang memadai menjadi kerinduan warga setempat untuk memperlancar anak-anak pergi ke sekolah, mempermudah akses kesehatan, hingga membawa hasil komoditas lokal ke pasar kota.
Dengan tersambungnya akses jalan FTZ yang representatif ini, ketimpangan antarwilayah di Meral Barat diharapkan dapat ditekan secara signifikan.
Langkah proaktif pemkab yang dipimpin langsung oleh Bupati Iskandarsyah ini pun menuai apresiasi luas dari tokoh masyarakat setempat yang optimis bahwa wajah Meral Barat akan berubah menjadi jauh lebih modern, integratif, dan siap bersaing di kancah regional maupun internasional.(mohd)





