- Lebih dari 100 Guru Pensiun, Pemko Tanjungpinang Usulkan Formasi CPNS
- Karimun Jadi Tuan Rumah Perdana POPDA X Kepri: Bidik Peringkat 3 Besar, Ekonomi Lokal Diprediksi Berputar Rp 4,2 Miliar
- Wyndham Panbil Batam Luncurkan Dua Destinasi Kuliner Baru, Garden Bar dan SA HANG Restaurant Siap Memanjakan Lidah Pecinta Kuliner
- Roby Sampaikan Ranperda LPP APBD Bintan TA 2025, Realisasi APBD Bintan 2025 Rp1,242 Triliun
- Wujud Kepedulian Sosial, BRI Tanjungpinang Ikut Ramaikan Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka HANI 2026
- Turnamen Domino Polda Kepri Cup 2026, Tim Bandara Raih Juara Satu Sempena HUT Bhayangkara Ke-80
- Roby Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Polresta Barelang Ugkap Jaringan Narkoba Antar Provinsi dan Pemusnahan Barang Bukti
BINTAN (HK) – Presiden RI, Ir Joko Widodo, bersama sejumlah menteri kabinet sudah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, dengan sejumlah delegasinya, Selasa (25/1), di kawasan wisata Lagoi.
Dari pertemuan pemimpin kedua negara tersebut, menyepakati sejumlah kerjasama antar kedua negara, sebagaimana yang direncanakan, yang disampaikan Presiden RI Jokowi dalam keterangan persnya dengan disiarkan langsung di kanal youtube Sekretariat Presiden, beberapa kerjasama kedua negara.
Baca juga: Jokowi Bertemu PM Singapura di Bintan
Jokowi menyampaikan, pertemuan ini membahas upaya penguatan kerjasama bilateral dalam berbagai bidang, terutamanya di bidang ekonomi, dan saling tukar pandangan mengenai berbagai isu di kawasan.
Pertama, penguatan kerja sama di bidang pemulihan ekonomi, Jokowi menyampaikan Singapura merupakan investor terbesar di Indonesia.
“Sejak Januari hingga September 2021 total investasi mencapai US$ 7,3 miliar,” sebut Jokowi.
Pertemuan retreat itu, mencatat adanya investasi baru senilai US$ 9,2 miliar bagian usaha, antara lain di bidang energi terbarukan di sekitar Batam, Pulau Sumba, dan Manggarai Barat, NTT, serta pembangunan hak logistik di Pelabuhan Tanjung Priok.

