BATAM (HK) – Suasana Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Sabtu (8/8/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Arus wisatawan mancanegara (wisman) yang keluar-masuk melalui pintu internasional tersebut memadati area terminal, menciptakan suasana yang sibuk layaknya pasar.
Memasuki akhir pekan, Batam kembali menjadi magnet bagi wisatawan dari negara tetangga. Aktivitas kedatangan wisman melalui jalur laut internasional menunjukkan tingginya mobilitas wisatawan yang memilih Batam sebagai destinasi untuk menghabiskan waktu libur.
Kondisi ini tak lepas dari posisi Batam yang strategis dan memiliki konektivitas internasional. Kedekatannya dengan sejumlah negara tetangga menjadikan Batam salah satu pintu utama masuknya wisatawan mancanegara ke Indonesia bagian barat.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyebut ramainya aktivitas wisman di pelabuhan internasional menjadi sinyal positif bagi perkembangan sektor pariwisata daerah.
“Kita melihat aktivitas wisatawan mancanegara di Batam, khususnya pada akhir pekan, cukup ramai. Ini tentu menjadi hal yang positif bagi pariwisata Batam. Kita berharap wisatawan yang datang tidak hanya berkunjung, tetapi juga menikmati berbagai destinasi dan aktivitas wisata yang ada di Kota Batam,” ujar Ardiwinata.
Menurutnya, Batam memiliki beragam pilihan wisata yang dapat dinikmati para pelancong. Mulai dari wisata sejarah, religi, MICE, kuliner, olahraga, budaya, bahari, belanja, agro dan ekowisata hingga wisata minat khusus.
Keragaman produk wisata tersebut menjadi modal penting bagi Batam untuk terus memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata, sekaligus mendorong wisatawan agar memperpanjang masa tinggal mereka.
Tak hanya sektor pariwisata, derasnya arus kunjungan wisman juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Pergerakan wisatawan turut memberikan dampak terhadap sektor perhotelan, restoran, transportasi, pusat perbelanjaan, destinasi wisata hingga pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Ardiwinata mengatakan, Pemko Batam melalui Disbudpar terus mendorong pengembangan sektor pariwisata agar semakin berdaya saing. Promosi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
“Kita terus melakukan promosi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder pariwisata. Berbagai event dan destinasi yang kita miliki juga terus kita dorong agar wisatawan semakin banyak pilihan selama berada di Batam,” katanya.
Ramainya Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre pada akhir pekan menjadi gambaran pentingnya konektivitas internasional dalam menopang industri pariwisata Batam.
Dengan akses yang semakin terbuka, pilihan destinasi yang beragam serta promosi yang terus digencarkan, Batam berupaya mempertahankan posisinya sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia bagian barat. (dam)





