KARIMUN (HK) – Langkah strategis dalam memperkuat roda pemerintahan di tingkat desa terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun, Pada Rabu (15/07/2026).
Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, secara resmi melantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk dua desa strategis, yakni Desa Penarah (Kecamatan Belat) dan Desa Sugie (Kecamatan Sugie).
Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Mawar Merah, Kantor Bupati Karimun.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Karimun, camat dari kedua wilayah terkait, serta para tokoh masyarakat.
Meneguhkan Peran BPD sebagai Mitra Strategis Kepala Desa
Pelantikan ini menjadi momentum krusial bagi keberlangsungan pembangunan di tingkat desa.
Dalam arahannya, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa BPD memiliki posisi yang sangat vital dalam struktur pemerintahan desa.
BPD bukan sekadar lembaga pelengkap, melainkan pilar utama demokrasi desa yang berfungsi sebagai mitra sejajar kepala desa dalam merumuskan kebijakan lokal.
“Anggota BPD yang baru dilantik harus segera menyesuaikan diri dan memahami regulasi yang berlaku. Tugas Anda semua adalah menjadi jembatan yang kokoh antara aspirasi masyarakat dan kebijakan eksekutif desa. Bangun sinergi yang harmonis dengan Kepala Desa demi kemajuan wilayah masing-masing,” ujar Bupati Iskandarsyah dalam sambutannya.
Bupati juga mengingatkan agar BPD dapat menjalankan tiga fungsi utamanya dengan baik, yaitu:
Membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa.
Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa secara objektif.
Melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Dorong Inovasi dan Optimalisasi Potensi Desa Penarah dan Sugie
Lebih lanjut, Bupati menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh Desa Penarah di Kecamatan Belat dan Desa Sugie di Kecamatan Sugie. Sebagai wilayah yang memiliki karakteristik kepulauan, kedua desa ini dituntut untuk kreatif dalam mengelola potensi maritim, perikanan, hingga sektor pariwisata lokal demi mendongkrak kesejahteraan warga.
Pelantikan anggota BPD yang baru ini diharapkan mampu melahirkan inovasi tata kelola anggaran desa (APBDes) yang lebih tepat sasaran.
Bupati menekankan, pentingnya transparansi dan akuntabilitas agar pemanfaatan dana desa benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, seperti infrastruktur pemukiman, pemberdayaan ekonomi, dan akses layanan kesehatan.
Pengambilan Sumpah yang Sarat Makna
Suasana di Ruang Rapat Mawar Merah tampak sakral saat para anggota BPD terpilih mengucapkan sumpah jabatan di bawah kitab suci, berjanji untuk mengabdi demi kepentingan bangsa, negara, dan khususnya masyarakat desa yang mereka wakili. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan serta pemberian ucapan selamat secara langsung oleh Bupati Iskandarsyah yang diikuti oleh seluruh tamu undangan.
Dengan resminya pelantikan ini, lembaran baru pengabdian bagi Desa Penarah dan Desa Sugie telah dimulai.
Masyarakat kini menaruh harapan besar di pundak anggota BPD yang baru untuk membawa perubahan positif dan kemajuan yang berkeadilan bagi desa mereka.(mohd)





