Menu

Mode Gelap
Rakor Bersama Kementerian ATR/BPN Labor Pantun dan Khasanah Melayu STAIN Kepri Kolaborasi dengan LAM Tanjungpinang Kejati Kepri Hentikan Penuntutan Perkara Curanmor di Batam BRI Siap Dukung Peningkatan Fasiltas Rutan Tanjungpinang Katalog Elektronik Versi 6.0 untuk Efisiensi Proses Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Diluncurkan Pemkab Natuna Matangkan Persiapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Baru

NASIONAL

1.741 Rumah Rusak Akibat Gempa di Banten

badge-check


					Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten. ANTARA Perbesar

Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten. ANTARA

JAKARTA (HK) — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan, dua hari pascagempa, warga terdampak sudah tidak ada lagi di tenda pengungsian. Di sisi lain, jumlah rumah yang rusak mencapai 1.741 unit.

Nana menjelaskan, semua warga terdampak di empat kabupaten telah meninggalkan posko pengungsian. “Pengungsi tidak ada (karena) sudah kembali ke rumah masing-masing, atau ke rumah tetangga/keluarga terdekat bagai warga yang rumahnya rusak berat,” kata Nana, Minggu (16/1).

Nana tak menyebutkan berapa banyak warga yang sebelumnya sempat mengungsi akibat gempa bumi berkekuatan 6,6 magnitudo pada Jumat (14/1) itu. Dia hanya bilang bahwa gempa tersebut mengakibatkan dua warga Kabupaten Lebak mengalami luka ringan. “Sedangkan korban jiwa tidak ada,” ujarnya.

Dia menyebut kondisi di lokasi terdampak kini sudah berangsur kondusif. Tapi, dia tetap meminta masyarakat untuk waspada.

Nana menjelaskan, gempa yang berpusat sekitar 52 km barat daya Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang itu berdampak terhadap empat kabupaten. Mulai dari Kabupaten Pandeglang sebagai yang terparah, lalu Lebak, Serang, dan Tangerang.

Secara keseluruhan, kata dia, gempa itu mengakibatkan 1.741 rumah rusak. Rumah yang rusak mayoritas berada di Kabupaten Pandeglang, yakni 1.543 unit.

“Dari keseluruhan rumah yang rusak di empat kabupaten, sebanyak 300 di antaranya rusak berat dan 416 rumah rusak sedang,” kata Nana.

Terdapat pula 20 sekolah, 14 puskesmas, dan sembilan fasilitas ibadah yang rusak. Kerusakan lainnya terjadi pada empat kantor pemerintahan dan tiga tempat usaha.

Nana menambahkan, berbagai bantuan sudah diterima warga terdampak. Bantuan salah satunya datang dari Kementerian Sosial.

Kemensos diketahui mengirimkan bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 1.200 paket, air minum kemasan 100 dus, selimut sebanyak 200 lembar, tenda gulung 300 lembar, kasur 200 lembar, tenda 6 unit, matras 200 lembar, popok bayi 200 paket, pembalut wanita 300 pak, tenda keluarga 50 unit, dan genset. Bantuan dikirim pada Sabtu (15/1) malam. (rol)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kejati Kepri Hentikan Penuntutan Perkara Curanmor di Batam

22 Januari 2025 - 10:55 WIB

Kajati Kepri Teguh Subroto, S.H., M.H., didampingi Aspidum Kejati Kepri Bayu Pramesti, S.H., M.H., dan Kasi Oharda Marthyn Luther, S.H., M.H. saat ekspos perkara proses penuntutan kasus Curanmor di Batam, Rabu (22/01/2025)

BRI Siap Dukung Peningkatan Fasiltas Rutan Tanjungpinang

21 Januari 2025 - 18:57 WIB

Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Yan Patmos, saat menerima kunjungan Kepala Kantor Cabang BRI Tanjungpinang, Haris Hanafi Nasution, pada Selasa (21/01/2025).

Katalog Elektronik Versi 6.0 untuk Efisiensi Proses Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Diluncurkan

21 Januari 2025 - 18:39 WIB

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyerahkan cinderamata kepada Kepala LKPP, Hendrar Prihadi di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (21/1)

Polres Bintan Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar, Dukung Swasembada Pangan 2025

21 Januari 2025 - 17:39 WIB

Polres Bintan bersama Forkopimda saat melakukan kegiatan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar yang dilaksanakan di lahan tumpang sari Toapaya Kec. Toapaya, Selasa (21/01/2025).

Kompak, Kapolresta Tanjungpinang Bareng Forkopimda Tanam Jagung 1 Juta Hektar Serentak

21 Januari 2025 - 15:02 WIB

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol. Hamam Wahyudi, bersama Forkopimda kompak saat ikuti kegiatan Swasembada Pangan tahun 2025 secara virtual, bertempat di Kampung Wak Lolang, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Selasa (21/1/2025).
Trending di BERITA TERKINI