BATAM (HK) – Dua agenda sport tourism berskala internasional, yakni Family Rally Wisata 2026 dan International Soccer Batam Cup 2026, dipastikan kembali digelar di Kota Batam tahun ini.
Kedua event tersebut diharapkan mampu mendatangkan ribuan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Direktur Utama Keenan Wisata, Surya Wijaya mengatakan, Family Rally Wisata 2026 akan berlangsung pada 21-23 Agustus mendatang. Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan ketiga setelah sebelumnya digelar di Bintan pada 2021 dan Johor, Malaysia pada 2025.
“Family Rally Wisata ini sudah memasuki tahun ketiga. Setelah Bintan dan Johor, tahun ini kita laksanakan di Batam dengan skala yang lebih besar,” ujar Surya saat peluncuran kegiatan tersebut, Kamis (4/6/2026) di Batam.
Dikatakan Surya, event Family Rally Wisata ini nantinya selama tiga hari peserta akan diajak menjelajahi berbagai destinasi wisata unggulan di Batam menggunakan kendaraan yang telah disiapkan panitia.
Setiap kendaraan akan dilengkapi nomor peserta dan stiker khusus sebagai identitas selama kegiatan berlangsung.
Menariknya, peserta akan mengumpulkan poin melalui aplikasi yang telah disiapkan panitia. Poin diperoleh dari kunjungan ke destinasi wisata, membuat konten video hingga aktivitas belanja di lokasi yang menjadi bagian dari rally.
“Kalau masuk ke destinasi dan melakukan scan akan mendapatkan poin. Kalau membuat video poinnya lebih besar. Bahkan aktivitas belanja juga semakin besar poinnya. Jadi semakin aktif peserta berinteraksi dengan destinasi wisata, semakin besar peluang menjadi juara,” ucap Surya.
Untuk peserta mancanegara, nantinya panitia juga menyiapkan navigator khusus yang akan mendampingi selama kegiatan berlangsung.
“Navigator akan membantu peserta luar negeri memahami aturan berkendara di Indonesia, pengisian bahan bakar dan kebutuhan teknis lainnya selama event berlangsung,” ujarnya.
Family Rally Wisata terbuka untuk masyarakat umum, termasuk warga Batam dan Kepulauan Riau. Biaya pendaftaran ditetapkan Rp500 ribu per tim dengan maksimal empat peserta.
“Peserta mendapat kaus, stiker, goodie bag dan berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan panitia,” ujar Surya.
Selain Family Rally Wisata, Keenan Wisata juga akan menggelar International Soccer Batam Cup 2026 pada 14 hingga 19 Desember mendatang.
Turnamen sepak bola usia muda tersebut akan mempertandingkan kategori U-12 dan U-16 dengan melibatkan lebih dari 48 tim dari berbagai daerah dan negara.
Menurut Surya, Batam Cup saat ini menjadi salah satu event sport tourism terbesar di Kepulauan Riau dan ditargetkan dapat berkembang sejajar dengan turnamen sepak bola usia muda ternama di kawasan ASEAN.
“Kita ingin Batam Cup bisa seperti KL Cup di Malaysia, Singa Cup di Singapura dan Garuda Cup di Jakarta. Bahkan Garuda Cup saat ini sudah diikuti peserta dari lebih 12 negara,” katanya.
Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat mendorong kehadiran tim-tim dari Thailand, Filipina, Singapura dan negara lainnya sehingga Batam Cup semakin dikenal di tingkat internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyambut positif penyelenggaraan kedua event tersebut.
Menurutnya, Family Rally Wisata dan Batam Cup memiliki potensi besar meningkatkan kunjungan wisatawan ke Batam, khususnya dari Malaysia dan Singapura.
“Event seperti ini sangat baik karena mampu menghadirkan wisatawan mancanegara. Dampaknya bukan hanya saat kegiatan berlangsung, tetapi juga setelah event selesai,” ujarnya.
Ardi mengatakan, Pemerintah Kota Batam terus melakukan pembenahan infrastruktur guna mendukung sektor pariwisata, mulai dari peningkatan akses jalan, fasilitas bandara, pelabuhan hingga berbagai sarana pendukung lainnya.
Selain itu, Batam juga memiliki beragam pilihan wisata mulai dari kuliner, perhotelan, hiburan hingga kekayaan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Kami juga akan membangun Taman Budaya di kawasan eks Gedung Beringin sebagai pusat kegiatan seni dan budaya masyarakat. Ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah,” katanya.
Ia mengajak masyarakat Batam, Kepulauan Riau maupun daerah lain di Indonesia untuk ikut menyukseskan kedua event tersebut.
“Ini bukan hanya untuk wisatawan luar daerah atau luar negeri. Masyarakat Batam dan Kepri juga bisa ikut berpartisipasi dan menjadi bagian dari kemeriahan event internasional ini,” imbuhnya. (dam)


