BINTAN (HK) – Untuk memenuhi pakan ternak seperti jagung, selama ini warga Bintan masih membutuhkan pasokan dari luar seperti Medan dan Jawa. Maka, potensi yang luar biasa itu ditangkap para petani millenial yang ada di Kabupaten Bintan.
Ketua Kelompok Tani Millenial Kreatif Rusdi mengatakan kehadiran petani muda yang ingin mengembangkan potensi Bintan berangkat dari semangat bahwa Bintan bisa berkembang di sektor pertanian. Terbentuk sejak Maret 2021, petani millenial Bintan belakangan ini memang terlihat semakin eksis.
“Selama ini contohnya jagung pipil pakan ayam kita dipasok dari Medan dan Jawa. Alhamdulillah sekarang kita bisa memasok sendiri, hasilnya juga tentu semakin maksimal,” terangnya, Sabtu (8/1) kemarin.
Dengan begitu, harga pakan ternak yang dipasok dari petani lokal dapat menekan harga pakan ternak yang selama ini mengandalkan pasokan dari luar pulau Bintan. Rusdi menyakini, jika sektor pertanian di Kabupaten Bintan akan semakin berkembang lagi dimasa mendatang.
Namun begitu, dirinya berharap peran pemerintah juga harus aktif terutama dalam mengatur distribusi pupuk bersubsidi serta lewat bantuan-bantuan bagi para kelompok tani. “Termasuk bimbingan juga dari pemerintah. Jadi peran pemerintah juga penting agar pertanian kita bisa semakin maju lagi,” harapnya.
Sementara itu, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan saat ikut panen jagung hibrida untuk pakan ternak di Kampung Sungai Jeram Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara juga memiliki keyaninan yang sama dengan para petani millenial.
Roby yakin kalau sektor pertanian di Kabupaten Bintan bisa semakin berkembang lagi dimasa mendatang.
“Alhamdulillah hari ini bisa kita saksikan bersama, kita punya potensi untuk pertanian. Hadirnya petani millenial membuka mata kita bahwa petani adalah salah satu profesi yang bisa dikelola secara profesional,” terangnya.
Robi sangat bangga ketika mendengar gagasan Ketua Kelompok Tani Millenial Kreatif untuk progres ke depannya.
“Tadi dikatakan bahwa bantuan dan bimbingan itu yang harus diutamakan, untuk selanjutnya setelah mandiri maka bantuan bisa juga bermanfaat bagi kelompok lain. Pemikiran dan gagasan seperti ini yang sangat kami apresiasi, sambungnya.
Lahan seluas 1 Ha yang dikelola Kelompok Petani Millenial Kreatif sudah tiga kali melakukan panen sejak November 2021. Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan, ada 70 Ha lahan yang dikelola selama tahun 2021.
Dari November lalu tercatat total panen keseluruhan mencapai 1 ton. Jagung pipil yang diperuntukkan bagi pakan ternak ini diharapkan mampu mensuplai semua kebutuhan pakan ternak di Bintan dan bisa menjadi pensuplay pakan ternak bagi daerah lain. (oxy)