BERITA TERKINI KARIMUN NASIONAL

Peringati Hari Pentadbiran ke-198, Bupati Karimun Sebut Momentum Menjaga Akar Budaya di Tengah Modernisasi

Spanduk Peringati Hari Pentadbiran ke-198 di Kabupaten Karimun
Spanduk Peringati Hari Pentadbiran ke-198 di Kabupaten Karimun

KARIMUN (HK) – Kabupaten Karimun memperingati tonggak sejarah penting, yakni Hari Pentadbiran Karimun Darussalam yang ke-198. Peringatan yang menandai perjalanan panjang sejak tahun 1828 ini menjadi ajang refleksi bagi seluruh masyarakat di “Bumi Berazam” untuk menatap masa depan dengan semangat sinergi dan harmoni.Tepat pada Jumat 1 Mei 2026,

Sebagaimana terlihat dalam publikasi resmi pemerintah, Pimpinan Daerah yakni Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, S.Sos, secara resmi mengusung tema peringatan: “Budaya Lestari, Karimun Bersinergi, Melaju Dalam Harmoni”.

Pernyataan Resmi Bupati Karimun
Dalam sambutannya di hadapan jajaran pemerintahan dan tokoh masyarakat, Bupati Iskandarsyah menekankan bahwa usia 198 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan bukti ketangguhan masyarakat Karimun dalam menjaga identitas daerahnya.

“Hari Pentadbiran ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa Karimun dibangun di atas fondasi budaya yang kuat dan nilai-nilai religius yang kental sebagai Negeri Darussalam,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Beliau menambahkan bahwa tantangan masa depan menuntut kesiapan masyarakat untuk beradaptasi tanpa kehilangan jati diri. “Tema ‘Budaya Lestari’ bukan berarti kita menutup diri dari kemajuan, namun kita ingin kemajuan yang kita capai tetap berpijak pada akar budaya Melayu. Saya mengajak seluruh elemen—pemerintah, swasta, dan masyarakat—untuk terus bersinergi. Hanya dengan harmoni kita bisa melaju lebih cepat membangun Karimun yang lebih sejahtera,” tegasnya.

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, GWM Bank Turun Bertahap Mulai November

Simbolisme dan Identitas Visual

Peringatan tahun ini juga ditandai dengan peluncuran logo khusus angka ‘198’ yang tampil ikonik dalam poster tersebut menampilkan ornamen mahkota tradisional Melayu berwarna kuning keemasan, yang melambangkan kemuliaan dan kejayaan sejarah Karimun sejak masa lampau hingga saat ini.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang mengenakan pakaian adat Melayu lengkap dengan tanjak dan kain samping dalam poster tersebut mempertegas pesan bahwa kepemimpinan saat ini berkomitmen penuh dalam pelestarian warisan leluhur.

Harapan untuk Masa Depan

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole juga menyampaikan bahwa momentum 1 Mei 2026 ini harus menjadi titik balik untuk memperkuat pelayanan publik dan infrastruktur di seluruh wilayah Karimun.

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi, Pers Profesional Jadi Kunci Kepercayaan Publik

“Kita ingin di usia yang ke-198 ini, pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan pembangunan dapat dirasakan hingga ke pelosok pulau. Mari kita jaga Karimun agar tetap kondusif, harmonis, dan maju dalam satu barisan,” pungkasnya.

Peringatan Hari Pentadbiran ini rencananya akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya dan doa bersama, sebagai wujud syukur atas perjalanan sejarah kabupaten yang telah mencapai hampir dua abad ini.(mohd)