BATAM (HK) – Suasana duka menyelimuti warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, seorang balita berusia dua tahun hanyut terbawa arus deras saat hujan mengguyur wilayah Kota Batam Senin (22/6/2026) pagi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Korban bernama Ibas, dia terjatuh ke dalam gorong-gorong saat bermain hujan di depan rumahnya yang beralamat di RT 3 RW 012 Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar sekitar pukul 08.00 WIB.
Hingga Senin siang, keluarga korban bersama masyarakat setempat dan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian secara intensif untuk menemukan keberadaan balita tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dan langsung menurunkan tim penyelamat ke lokasi kejadian.
“Korban yang sedang bermain di sekitar rumah diduga terpeleset sebelum akhirnya terseret arus ke dalam gorong-gorong,” katanya.
Keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri di sepanjang jalur aliran air.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga bantuan SAR kemudian diminta untuk memperluas area pencarian.
“Pos SAR Batam mengerahkan enam personel rescue yang berangkat menuju lokasi pada pukul 11.10 WIB menggunakan kendaraan operasional Rescue Car Tipe II,” ujarnya.
Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit perahu karet (rubber boat), alat pendeteksi bawah air AquaEye, perangkat komunikasi, serta perlengkapan evakuasi medis.
Pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Batam, Polairud Batam, Tagana Kota Batam, TNI AL, BPBD Kota Batam, serta masyarakat setempat yang turut membantu menyisir area sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan tim SAR gabungan terus berupaya melakukan penyisiran di sepanjang jalur aliran gorong-gorong serta area yang diduga menjadi titik terbawanya korban. (dam)


