Petugas kepolisian terlihat berjaga di sekitar SPBU Dabo Singkep. Selain menjaga ketertiban petugas juga melakukan pengaturan agar tidak menganggu penguna jalan lain//
LINGGA (HK)- Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad minta Pemerintah Kabupaten Lingga mendesak SPBU Dabo Singkep untuk buka 24 jam. Tuntutan dan desakan agar SPBU beroperasi 24 jam penuh muncul sebagai respons langsung atas antiran panjang di SPBU Dabo Singkep akibat regilasi penjualan BBM hanya dapat dilakukan SPBU.
Antrian panjang yang terjadi saat ini hingga jam tutup SPBU Dabo Singkep berpotensi menimbulkan kericuhan. Masyarakat yang sudah antri berjam-jam harus kecewa ketika sampai waktu tutup SPBU tidak tidak mendapatkan BBM yang dibutuhkan.
“Saat ini penumpukan kendaraan yang mengular hingga berjam-jam telah memicu stres di kalangan pengendara, mengganggu aktivitas ekonomi, bahkan memancing ketegangan antar pengendara di lapangan. Kekecewaan ini jika dibiarkan akan berpotensi menimbulkan kericuhan,” kata Armanto kepada harianhaluankepri, Kamis (17/9/2026).
Antiran BBM jenis pertalite di SPBU Dabo Singkep telah berlangsung selama empat hari. Hingga saat ini belum ada upaya yang dilakukan Pemkab Lingga untuk mengatasi kondisi ini. Ratusan kendaraan roda dua khususnya, terlihat berjejer panjang untuk mendapatkan bahan bakar minyak.
“Pengendara harus menghabiskan waktu berjam-jam, hanya untuk mendapatkan beberapa liter BBM. Harusnya ada upaya kongkrit dari Pemkab Lingga untuk segera mengatasi kondisi ini,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh kebijakan pemerintah pusat terkait pelarangan penjualan BBM bersubsidi dilakukan secara eceran membuat antrian panjang di SPBU Dabo Singkep yang hanya satu-satunya SPBU di Kabupaten Lingga.
“Pemkab Lingga dan Pemprov Kepri harus segera mencari solusi terkait hal ini. Jika terus dibiarkan maka perekonomian masyarakat di Kabupaten Lingga akan mati,” tegasnya.
Pantauan dilapangan untuk mencegah hak yang tidak diinginkan petugas kepolisian dari Polsek Dabo Singkep terlihat menjaga antrean masyarakat di SPBU Dabo Singkep.
Personel melakukan patroli dialogis di sekitar area SPBU sekaligus melakukan pengaturan terhadap arus kendaraan dan antrean agar tetap tertib, aman, dan tidak mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan lainnya. (tir)





