NATUNA (HK) – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar acara Dzikir dan Istighatsah dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah Tahun 2026 di Masjid Agung Baitul Izza Natuna, Senin (15/6/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Acara dihadiri Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sekda Natuna, Boy Wijanarko, Pimpinan Forkopimda, DPRD Natuna dan seluruh OPD Natuna.
Hadir juga Raja Mustakim, Suami Bupati Natuna dan ratusan jamaah yang mengikuti acara dengab khidmat.
Acara diawali dengan pembacaan doa istighatsah dan dzikir yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.
Ketua MUI Provinsi Kepri, KH. Bambang Maryono dalam ceramahnya menyatakan, prinsip hidup ada dua yaitu msmperbanyak syukur dan memperbanyak sabar.
“Senang bahagia dan Kaya syukur, miskin dan menderita sabar,” tegasnya.
Kemudian ia mengemukakan kisah Nabi Sulaiman yang dikaruniai kekayaan yang luar biasa besar oleh Allah SWT. Dan sebaliknya Allah SWT memberikaan cobaan kepada Nabi Ayyub dengan kondisi hidup miskin.
Menurut KH. Bambang, kekayaan dan kemiskinan itu adalah cobaan Allah SWT kepada hambanya seperti yang telah diajarkan melalui kehidupan Nabi Sulaiman dan Nabi Ayyub.
Nabi Sulaiman merupakan sosok kaya raya yang pandai bersabar atas kekayaannya dan Nabi Ayub adalah Nabi yang sangat sabar dalam penderitaan hidup yang dialaminya.
“Oleh karena itu di tengah efisiensi ini, ayo kita sama-sama bersabar atas keadaan yang kita alami karena kondisi seperti ini sejatinya adalah cobaan,” jelasnya.
Selanjutnya KH Bambang menjelaskan, Bulan Muharram merupakan bulan penciptaan. Sehingga ada empat amalan yang perlu dilakukan dalam memasuki tahun baru Islam yaitu yang pertama bermuka manis, berbicara menyenangkan hati, hati bertaqwa dan tangan yang dermawan
“Sebaliknya orang yang tidak melakukan empat hal diatas, itu lah orang yang celaka. Mudah-mudahan di tahun 1448 Hijriah ini kita menjadi lebih baik,” tutupnya. (fat)


