- Muhammad Arfah Pimpin PPP Batam, Ajak Kader Perkuat Soliditas
- Berbeda dari Biasanya, Buruh di Batam Rayakan May Day dengan Bersihkan Kota, Angkut 60 Ton Sampah dari TPS Liar
- Prosesi Pemakaman Mantan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi Berlangsung Haru dan Khidmat
- Kapolda Kepri Terima Audiensi DPD KSPSI AGN, Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas dan Iklim Investasi
- Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial jadi Prioritas
- Program Nasional 3 Juta Rumah, Pemko Tanjungpinang Usulkan Ribuan Unit untuk MBR
- Dukung Produktivitas Nelayan, Pertamina Patra Niaga Resmikan SPBU 18.237.014 dan Permudah Akses BBM hingga ke Pelosok Negeri
- Sinergi Prajurit dan Rakyat: Sathantai Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai Tanjung di Tanjung Uma
Terakhir kata Jokowi, melakukan tukar pandangan mengenai beberapa isu kawasan.
Indonesia dan Singapura memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya memperkuat kesatuan cara kerja dan kelembagaan Asia, khususnya negara ASEAN untuk siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Melihat kondisi terkini di Myanmar, kita sangat prihatin melihat perkembangan situasi di Myanmar. Indonesia dan Singapura memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya pelaksanaan five point consensus. Pada consensus ini merupakan keputusan ASEAN pada tingkat tinggi dan harus dihormati oleh semua,” ungkap Jokowi.
Indonesia dan Singapura juga sepakat bahwa keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar terus menjadi perhatian utama.
Baca juga: Jokowi ke Bintan Buka Pariwisata, Bertemu PM Singapura di Lagoi
Oleh karena itu, bantuan kemanusiaan perlu terus didorong dan diberikan tanpa diskriminasi.
“Saya juga menyampaikan mengenai pentingnya penguatan kelembagaan ASEAN agar ASEAN lebih tangguh dan mampu merespon berbagai tantangan baru di masa mendatang,” tutupnya.
Selain melakukan pertemuan bileteral dengan PM Singapura dan delegasinya, Presiden Jokowi juga meninjau pelaksanaan vaksinasi booster di area Gedung Community Center simpang Lagoi, sebelum bertolak menuju PT BAI dikawasan KEK Galang Batang untuk meresmikan ekspor perdana tahun 2022. (oxy)
