BERITA TERKINI NATUNA

Prosesi Pemakaman Mantan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi Berlangsung Haru dan Khidmat

Bupati Natuna, Cen Sui Lan menaburkan bunga di atas makam Mantan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi.

NATUNA (HK) – Ratusan pelayat yang terdiri dari pejabat pemerintahan dan warga Natuna memadati komplek Pemakaman Taman Bahagia, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (1/5/2026).

Para pelayat dengan wajah yang mencerminkan rasa kehilangan berduyun-duyun ke Pemakaman Taman Bahagia Ranai di bawah panasnya trik matahari guna mengantarkan Mantan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi ke tempat peristirihatannya yang terakhir.

Hadir pada acara itu Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna, Jarmin dan sejumlah pejabat pemerintahan lainnya serta sejumlah Anggota DPRD Natuna.

Tampak hadir juga mantan Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda dan sejumlah mantan pejabat lainnya serat ratusan warga.

Proses pemakaman figur idola masyarakat Kabupaten Natuna ini berlangsung penuh rasa haru atas kepergiannya dan tampak khidmat.

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, GWM Bank Turun Bertahap Mulai November

Mantan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti yang juga Istri Almarhum Daeng Rusnadi juga tampak setia dan.kuat mengantarkan almarhum suaminya ke tempat pemakan hingga akhir acara.

Begitu juga anak-anaknya yang salah satunya Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah tampak sedih namun tetap tegar menerima musibah yang dihadapinya.

Daeng Rusnadi meninggal dunia pada Jumat 1 Mei 2026 dini hari di RSUD Natuna dan dimakamkan pada Jumat siang hari setelah pelaksanaan ibadah Shalat Jumat.

Figur yang sangat terkenal di Natuna ini lahir pada 23 Maret 1960 dan meninggal dunia pada usianya yang ke – 66 tahun.

Daeng Rusnadi merupakan Politikus Golkar yang sangat berbakat sehingga dalam perjalanan karier politiknya, ia dikenal sebagai kader senior Partai Golkar yang memiliki pengaruh kuat di Natuna.

Polres Natuna Bangun Sumur di Pasar Ranai, Pedagang: Terima Kasih Pak Kapolres Kebutuhan Kami Terpenuhi

Ia memulai jabatan politiknya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Natuna periode 1999-2004 dan kemudian menjadi Bupati Natuna.

Selain kiprahnya di dunia politik, Daeng Rusnadi juga dikenal sebagai tokoh masyarakat yang dekat dengan warga.

Adapun kepergian Daeng Rusnadi dikabarkan akibat penyakit yang dideritanya sejak beberpa tahun terakhir. (fat).