- Muhammad Arfah Pimpin PPP Batam, Ajak Kader Perkuat Soliditas
- Berbeda dari Biasanya, Buruh di Batam Rayakan May Day dengan Bersihkan Kota, Angkut 60 Ton Sampah dari TPS Liar
- Prosesi Pemakaman Mantan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi Berlangsung Haru dan Khidmat
- Kapolda Kepri Terima Audiensi DPD KSPSI AGN, Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas dan Iklim Investasi
- Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial jadi Prioritas
- Program Nasional 3 Juta Rumah, Pemko Tanjungpinang Usulkan Ribuan Unit untuk MBR
- Dukung Produktivitas Nelayan, Pertamina Patra Niaga Resmikan SPBU 18.237.014 dan Permudah Akses BBM hingga ke Pelosok Negeri
- Sinergi Prajurit dan Rakyat: Sathantai Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai Tanjung di Tanjung Uma
Investasi di bidang energi terbarukan kata Jokowi, terus menjadi prioritas pemerintah Indonesia dalam rangka memajukan ekonomi hijau dan berkelanjutan untuk mendukung iklim investasi.
“Dalam rangkaian pertemuan retreat ini telah ditandatangani kerjasama energi, kemudian MoU kerjasama Green and Circular Economy Development,” timpalnya.
Selain itu, sambung Jokowi, guna terus menjaga stabilitas finansial dan moneter, untuk bisa mendukung pemulihan ekonomi, telah ditandatangani pula beberapa kerjasama, antara lain kerjasama keuangan.
Baca juga: Ribuan Personil TNI-Polri Amankan Kuker Jokowi
“Sedangkan bulan November 2021 lalu, ada kerjasama bilateral swap agreement dan bilateral revolin, yang telah diperpanjang hingga setahun ke depan,” papar Jokowi.
“Karenanya, saya juga berharap agar antara Bank Sentral berkat inovasi pembayaran anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme dapat segera ditandatangani,” katanya.
Selain itu, guna mendukung mobilitas manusia yang aman kedua negara saat ini sedang finalisasi kerjasama pengakuan vaksin dan penyelarasan interoperabilitas platform pelacakan dan perlindungan yang dimiliki kedua negara.
