NATUNA (HK) – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar rapat Penguatan Tata Kelola Pariwisata Berkelanjutan Melalui Pendekatan Geopark dengan Bappenas di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Natuna, Senin (6/4/2026).

Rapat ini dipimpin oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan dan diikuti oleh Staf Khusus Menteri Bappenas, Sukmo Harsono, Direktur Sumberdaya Energi, Mineral dan Pertambangan Bappenas, Togu Santoso Pardede dan Dewan Pakar KNGI, Prof. Mega Fartimah Rosana serta Sekda Natuna, Boy Wijanarko dan seluruh OPD Pemkab Natuna serta sejumlah tokoh masyarakat.

Pada kesempatan ini Bupati Cen menyatakan, Natuna merupakan wilayah terluar yang tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya intervensi pemerintah pusat.

“Oleh karena itu kami berharap Bappemas dapat menjadi penghubung yang intens bagi kami dengan pusat. Dan kami yakin itu dilakukan oleh Bappenas,” tegasnya.

Ia menuturkan, sebelumnya Bupati Cen pernah menghadap Menteri Bappenas guna menyampaikan berbagai persoalan tentang Natuna.

“Dan pada waktu itu Pak Menteri janji akan mengirimkan orang – orang terhebat ke Natuna. Dan ini lah orangnya. Sekarang kita manfaatkan kehadiran beliau-beliau ini,” ujarnya.

Selanjutnya Staf khusus Bappenas, Sukmo Harsono menyampaikan tiga pesan Memteri Bappenas yaitu, yang pertama Gepark Natuna tidak boleh hanya sampai pada pengakuan atau sertifikat saja, tapi juga harus berdampak kesejahteraan pada masyarakat, kedua program pembangunan yang selaras dengan RPJMN

“Dan yang ketiga kami diperintahkan untuk mengecek pasar oleh Pak Menteri. Jadi nanti mohon ijin kami mau cek pasar juga untuk melihat harga,” sebutnya.

Selanjutnya Direktur Sumberdaya Energi, Mineral dan Pertambangan Bappenas, Togu Santoso Pardede menyampaikan bahwa Natuna memang sudah jadi perhatian nasional hal ini tertuang dalam RPJMN seperti kawasan penguatan unggurlan ekonomi biru, swasembada pangan air dan energi, kawasan afirmasi dan kawasan konservasi rawan bencana serta kampung nelayan merah putih, kapal ikan modern dan PLTS untuk di desa-desa.

Sementara dalam program kewilayahan nasional Natuna masuk dalam program-program seperti cadangan Migas, agricultur, perikanan budidaya dan tangkap serta SKPT Selat Lampa yang belum dioperasikan.

Dan untuk Geopark, Natuna diminta untuk mempersiapkan diri dengan cara menyampaikan surat pernyataan kesiapan untuk masuk Unesco Global Geopark (UGGP).

“Dan tanggal 4 Mei nanti Bu Bupati menyampaikan persentasi tentang kesiapan daerahnya. Dan tahun ini kita cuma mengakomodir dua geopark. Semoga geopark Natuna dapat masuk,” harapnya.

Dewan Pakar KNGI, Prof. Mega Fartimah Rosana menyatakan bahwa Natuna sudah memiliki banyak persiapan untuk masuk geopark global.

Cuma menurutnya terdapat beberapa kendala yang mesti diselesaikan dan dikomunikasikan secara mendalam seperti transportasi dan kejelasan status kawasan karena di Natuna ini juga ada kawasan militer.

“Selebihnya berbagai bentuk persyaratan dan persiapan mungkin sudah banyak dilaksanakan karena kebetulan saya juga lama mendampingi Natuna bebeapa tahun lalu. Kami optimis Natuna dapat lulus masuk UGGP,” ujarnya.

Kemudian rapat dilanjutkan dengan sesi dialog yang dipandu langsung oleh Bupati Cen. Dan kesempatan ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh OPD untuk berdialog. (fat).

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version