NATUNA (HK) – Bupati Natuna, Cen Sui Lan membuka sesi dialog pada acara penyaluran Bansos untuk Lansia dan warga dengan kemiskinan ekstem di Kantor Camat Bunguran Utara, Selasa (29/9/2026), kemarin.
Pada kesempatan ini ia mempersilahkan hadirin untuk menyampaikan aspirasi, saran dan pendapatnya secara langsung kepada Pemerintah Kabupaten Natuna.
“Sebelum kita menyerahkan bantuan imi, saya ingin kiita dialog terlebih dahulu. Apa yang pak-bu mau sampaikan, sampaikan sajar,” kata Bupati Cen mempersilahkan.
Kesempatan ini pun tidak disia-siakan hadirin. Mereka dengan semangat dan antusias tinggi silih berganti menyampaikan aspirasi, pendapat, saran dan bahkan apresiasinya terhadap pemerintah.
Beberapa hal yang mengemuka pada sesi itu dinantaranya mengenai pengembagan pendidikan dasar di SD 002 Bunguran Utara yang masih memerlukan infrstruktur dan prasarana laboratorum.
Selain itu, mengemuka juga persoalan perubahan desil yang membuat kebanyakan warga kaget dan bertanya-tanya.
Ketika persoalan desil ini disampaikan oleh salah seorang kepala desa, susana sontak menjadi lebih hidup. Yang mana suara tawa dan sorak sorai sontak terlontar dari lisan hadirin.
Hal ini karena mereka merasakan adanya keanehan dalam hal perubahan desil tersebut. Di satu sisi kehidupan terasa semakin sulit dan di sisi lain kebanyakan mereka mengalami kenaikan desil.
“Ini saya rasa perlu dijelaskan kepada kami dan kepada semua masyarakat, Bu,” kata seorang kades.
Mendengar aspirasi itu, Bupati Cen pun seakan terbawa suasana namun tetap tenang menghadapi susana yang terjadi dalam forum.
“Pak-bu tenang, itu bisa di rubah lagi. Ada caranya, ada linknya. Nanti itu untuk lebih jelasnya dapat ditanyakan ke Dinas Sosial,” kata Bupati Cen yang juga terlihat menahan tawa.
Setelah itu ia menghimbau kepada seluruh kepala desa agar proaktif membantu warga memperbaiki status desilnya supaya warga tidak bingung.
“Jadi ini pak kades semua harus aktif koordinasi dengan Dinas Sosial, jangan repotkan warga dengan hal-hal seperti ini. Dan insya Allah status desil itu bisa disesuaikan dengan kondisi warga,” pungkasnya. (fat).





