Kontingen asal Tanjungpinang pada pembukaan Porprov Kepri ke-VI
TANJUNGPINANG (HK) – Orang tua atlet sangat kecewa dengan fasilitas kos-kosan yang diberikan oleh panita penyelenggara kepada para atlet asal Taniungpinang pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) ke-VI.
Seperti halnya salah satu orang tua atlet dari Tanjungpinang yang anaknya bertanding di cabang olahraga (cabor) voli mengaku kecewa terhadap KONI Tanjungpinang yang menempatkan sebagian para atlet di tempat kos-kosan.
“Saya kecewa terhadap KONI Tanjungpinang, karena anak kami yang merupakan atlet cabor voli yang berlaga di Porprov ini mendapatkan penginapan kos-kosan,” ujar orang tua dengan sebutan Pak Long,” Senin (2/11).
Pak Long yang merupakan salah satu orang tua yang anaknya ikut bertanding di cabor voli di Porprov ini menyayangkan sikap KONI dan panitia penyelenggara dimana untuk sebagian atlet Tanjungpinang merasa di anak tirikan.
Sedangkan atlet lain yang berasal dari luar Kota Tanjungpinang mendapat fasilitas yang layak dari panitia, seperti di hotel dan wisma yang ada di Kota Tanjungpinang.
Padahal imbuhnya, Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah yang merupakan anak kandung.
Namun pada kenyataannya ujar dia, mengapa panitia menganaktirikan sebagian atlet Porprov yang berasal dari Tanjungpinang mendapat fasilitas penginapan di tempat kos-kosan.
“Mungkin bisa saja dari panitia dan KONI beralasan untuk penginapan di hotel maupun wisma sudah penuh untuk para atlet, sehingga diberikan fasilitas kos-kosan,” katanya.
Ia berharap kepada panitia agar bisa lebih peduli dan memperhatikan atlet cabor asal Tanjungpinang untuk mendapatkan fasilitas yang layak, karena para atlet tersebut merupakan anak tempatan yang memiliki potensi untuk meraih kemenangan di Porprov ini.
“Para atlet asal Tanjungpinang sudah berlatih selama empat bulan lebih untuk mempersiapkan diri mereka bertanding di Porprov ini,” imbuhnya. (eza)





