Di Tugu Peringatan Bom Bali.
DENPASAR (HK) – Kasus penjambretan di kawasan wisata Kuta, Bali, mulai marak seiring dengan pembukaan pariwisata di Pulau Dewata. Ada lima penjambret yang ditangkap polisi sepanjang akhir Juni-Juli 2022.
Baru-baru ini, aksi percobaan penjambretan terhadap wisatawan mancanegara di wilayah Kuta juga viral di media sosial. Dalam video tersebut, warga merekam pelaku dan meminta mengembalikan ponsel yang dicuri dari wisatawan itu.
Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas memutuskan merilis kelima kasus tersebut sambil memajang para pelaku di hadapan publik, tepatnya di Tugu Peringatan Bom Bali, Jalan Raya Legian, Kelurahan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (8/8/2022).
Bambang Yugo memberi penjelasan terkait dipajangnya para pelaku jambret ini. Menurut dia, hal ini sebagai bentuk efek jera untuk para pelaku.
“Kita ingin berita tahu ke masyarakat sekaligus memberi efek jera kepada pelaku sehingga kita [rilis kasus penjambretan] di sini,” katanya.
Yugo bahkan mengancam menembak pelaku jambret apabila masih melakukan tindak pidana kriminal tersebut. “Mulai hari ini setiap kejadian yang ada di Kuta dan sekitarnya, utamanya terkait kasus penjambretan yang menjadi korban adalah wisatawan,” katanya.
Bambang menilai, perlu melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku jambret ini. Sebab, ini bagian dari memberi rasa aman untuk wisatawan. Apalagi, akan ada perhelatan Presidensi G20 di Bali.
