TANJUNGPINANG

Raja Ariza Luncurkan Dashboard Kawal Ruang

Wawako Tanjungpinang Raja Ariza membuka sosialisasi dan pelatihan Kolaborasi Awasi dan Kendalikan Pemanfaatan Ruang sekaligus Launching Dashboard Kawal Ruang, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Senin (5/10).

– Perkuat  Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi 

Terobosan Kemanusiaan Datun Kejari Tanjungpinang, 10 Anak Yatim hingga Terlantar Kini Punya Wali Sah

TANJUNGPINANG (HK) – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M membuka kegiatan sosialisasi dan pelatihan Kolaborasi Awasi dan Kendalikan Pemanfaatan Ruang sekaligus Launching Dashboard Kawal Ruang, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Senin (5/10).

Dalam sambutannya Wawako Ariza menyampaikan, kegiatan Kawal Ruang menjadi langkah awal untuk memperkuat cara bersama dalam menjaga dan mengelola ruang di Kota Tanjungpinang.

“Ruang adalah tempat kita hidup, tempat kita membangun, tempat kita bekerja dan berusaha, serta tempat kita menyiapkan masa depan bagi generasi yang akan datang. Karena itu, tata ruang bukan hanya urusan pemerintah atau perangkat daerah yang membidangi tata ruang, tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan kota secara keseluruhan,” ujarnya.

Jangan sampai pembangunan yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat, justru menimbulkan persoalan baru. Karena tidak memperhatikan fungsi ruang, lingkungan, infrastruktur, maupun kepentingan masyarakat di sekitarnya. 

“Disinilah pentingnya kita membangun budaya Kawal Ruang,” imbuhnya. 

Pendaftaran Dirut PT Bintan Katya Bahari (Perseroda) Masih Diperpanjang

Kawal Ruang jelas Ariza bukan semata-mata tentang mencari atau menemukan pelanggaran tata ruang. Lebih dari itu, Kawal Ruang adalah bagaimana Kita membangun kepedulian bersama terhadap ruang kota. 

Bagaimana kita mengetahui apa yang terjadi di lapangan, bagaimana informasi tersebut disampaikan, bagaimana kita berkoordinasi, dan bagaimana permasalahan yang ditemukan dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Saya melihat bahwa kegiatan hari ini menjadi penting karena melibatkan berbagai unsur. 

Ada Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan, Perangkat Daerah, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Pelaku 

Usaha dan pengembang melalui DPD REI Dan DPD Himpera, serta unsur-unsur lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan tata ruang,” imbuhnya.

47 Perwira Menengah Koarmada I Naik Pangkat

Keterlibatan berbagai pihak ini lanjutnya menunjukkan bahwa Tata Ruang 

Memang tidak dapat dikelola secara sektoral.

Di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat dan terbuka, Pemerintah juga harus terus beradaptasi.

Dikatakan, Digitalisasi bukan sekadar membuat sistem atau aplikasi. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut benar-benar membantu pekerjaan kita dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap Dashboard Kawal Ruang dapat membantu kita dalam menghimpun informasi dari lapangan, menyampaikan permasalahan kepada pihak yang berwenang, serta memudahkan proses koordinasi dan tindak lanjut. 

Dengan demikian, lanjutnya, informasi yang dimiliki tidak berhenti sebagai data.Saya mengajak seluruh perangkat daerah, Kecamatan, Kelurahan, pelaku usaha, pengembang, dan seluruh stakeholder yang hadir untuk menggunakan sistem ini dengan sebaik-baiknya. 

“Kalau ada informasi di lapangan, sampaikan. Kalau ada permasalahan, komunikasikan. Kalau ada yang perlu  ditindaklanjuti, jangan dibiarkan. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap persoalan pemanfaatan ruang dapat ditangani dengan lebih cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” denikian kata Ariza. (eza)