BINTAN NASIONAL OLAHRAGA

Mewakili Kepri, Atlet Muda Emily Obilvia Ferigno Sabet Juara 2 dan Juara 3 Eng An Kiong Wushu Championship 2026 di Malang

Atlet Muda Emily Obilvia Ferigno sabet juara 2 dan Juara 3 Eng An Kiong Wushu Championship 2026 di Malang

​TANJUNGPINANG (HK) — Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh dunia olahraga dan pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Emily Obilvia Ferigno, siswi berbakat asal SMP IT Al Madinah sekaligus atlet binaan Brother Sport Academy, sukses mencatatkan namanya di jajaran peraih medali dalam ajang nasional Eng An Kiong Wushu Championship 2026 yang dihelat di Kota Malang, Jawa Timur, pada 25–27 September 2026.

Debut di UI GreenMetric 2026, STAIN SAR Kepri Tembus Peringkat 1.381 Dunia dan 136 Nasional

​Turun bertanding mewakili Kepri dalam kategori Wubuquan, Emily harus menghadapi persaingan yang sangat ketat dan kompetitif karena diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari seluruh penjuru Indonesia.

Berkat penampilan yang impresif, ia berhasil memboyong dua gelar sekaligus, yakni Juara 2 dan Juara 3.

Kejuaraan nasional bergengsi yang mengusung tema “Harmony in Martial Arts Celebrating Mooncake Festival” ini diikuti oleh ratusan atlet wushu berbakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

​Capaian gemilang ini merupakan buah dari kedisiplinan tinggi, ketekunan dalam berlatih, serta didikan tangan dingin pasangan pelatih Laoshi Wandi dan Laoshi Radit.

Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi pihak sekolah SMP IT Al Madinah, klub Brother Sport Academy, serta masyarakat Provinsi Kepri secara keseluruhan.

Dukung Pemerataan Untuk ‘Bintan Terang’, Sekda Ronny Sinkronkan Usulan Listrik Desa

​Prestasi ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Kepri lainnya untuk terus aktif berprestasi dan membawa harum nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

“Saingannya dari seluruh Indonesia, berat-berat. Namun alhamdulillah sangat bersyukur dan bangga bisa meraih juara 2 dan 3. Ini jadi motivasi buat latihan lebih giat lagi dan mengembangkan kemampuan di olahraga wushu,” imbuhnya kemarin.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengprov Wushu Kepri, Harlianto mengatakan keikutsertaan tim pada kejuaraan di Malang menjadi bagian dari upaya Pengprov Wushu Kepri untuk memberikan pengalaman bertanding kepada para atlet.

Selain mengejar prestasi, ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet menghadapi peserta dari berbagai daerah.

Menurut Harlianto, seluruh tim yang diberangkatkan telah dipersiapkan untuk mengikuti nomor Wushu Taolu. Para atlet akan tampil membawa nama Kepri sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang selama ini dilakukan oleh Pengprov Wushu Kepri.

Tembeling dan Tanjung Uban Masuk dalam Percepatan Penyusunan RDTR

“Jumlah yang berangkat ada 20 orang. Sebanyak 11 dari Tanjungpinang, tiga dari Batam, dan enam atlet dari Surabaya yang sudah mutasi ke Kepri,” ujar Harlianto

Ia menjelaskan, keberadaan enam atlet yang sebelumnya berasal dari Surabaya namun telah melakukan mutasi ke Kepri menambah kekuatan tim.

Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam persaingan pada kejuaraan tingkat nasional tersebut.

Harlianto menambahkan, para atlet tidak hanya ditargetkan untuk meraih hasil maksimal, tetapi juga diharapkan mampu menjaga sportivitas dan membawa nama baik Provinsi Kepri selama mengikuti pertandingan.

Eng An Kiong Wushu Championship 2026 sendiri mengusung tema “Harmony in Martial Arts – Celebrating Mooncake Festival”. Selain pertandingan, kegiatan di Malang tersebut juga menghadirkan pertunjukan budaya, fasilitas pendukung atlet, photo spot, festival kuliner serta layanan medis bagi peserta. (r/eza)