BATAM (HK) — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam menggelar Pelatihan Fashion Design pada 18–22 Agustus 2026 di Aula Dekranasda Kota Batam.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kreativitas, kualitas, dan daya saing pelaku usaha fesyen lokal.
Ketua Dekranasda Kota Batam, Hj. Erlita Amsakar Achmad, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pelaku fesyen untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mengembangkan usaha yang mereka miliki.
“Kami ingin pelaku fesyen di Kota Batam tidak hanya mampu menghasilkan produk yang kreatif, tetapi juga memiliki kualitas dan identitas yang kuat sehingga mampu bersaing,” kata Erlita.
Melalui pelatihan lanjutnya, dia berharap peserta dapat mengembangkan kemampuan dan membawa usaha fesyennya semakin maju.
Pelatihan ini kuota sebanyak 40 peserta.
Peserta akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari tren fashion dan inspirasi desain, teknik mengukur badan, pemilihan bahan dan warna, pembuatan pola busana, teknik menjahit dan finishing, konstruksi busana, detailing dan aksesori, hingga presentasi karya dan evaluasi.
Selain materi teori, peserta juga akan mengikuti praktik, evaluasi, konsultasi, serta pengembangan brand fesyen. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mendukung pengembangan usaha fesyen di Kota Batam.
“Kami juga memberikan perhatian kepada pelaku IKM dan usaha fesyen yang sudah berjalan. Harapannya, pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi dapat memberikan dampak terhadap perkembangan usaha dan munculnya brand fesyen lokal yang lebih berdaya saing,” kata Erlita.
Adapun peserta yang dapat mengikuti pelatihan harus berdomisili di Kota Batam, memiliki KTP Kota Batam atau surat keterangan domisili, serta berusia minimal 18 tahun. Peserta juga diwajibkan memiliki kemampuan dasar menjahit atau desain busana.
Peserta diutamakan merupakan pelaku usaha di bidang fesyen, konveksi, tailor, butik, atau pelaku yang sedang aktif mengembangkan usaha fesyen. Peserta juga harus bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan selama lima hari.
Dekranasda Batam turut memberikan prioritas kepada pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) bidang fesyen di Kota Batam, pemilik merek atau usaha fesyen yang sedang berjalan, serta mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan Fashion Design dengan materi serupa yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam.
“Melalui kegiatan ini, kami Dekranasda Kota Batam mendorong lahirnya pelaku dan brand fesyen lokal yang kreatif, inovatif, serta kompetitif,” imbuhnya. (dam)


