Kolaborasi strategis ASEANACA, Universitas Geomatika Malaysia-Malaka dan DMDI International College
BATAM (HK) – Politeknik Pariwisata Batam (BTP) bersama Universitaas Geomatika Malaysia Melaka dan DMDI International College sukses menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk 1st International Conference Selat Melaka Tourism, Hospitality & Halal 2026 yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Juni 2026.
Berpusat di kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP), perhelatan akbar ini merupakan hasil kolaborasi strategis serta difasilitasi sepenuhnya oleh Prof. Dr. Tulus Suryanto selaku Presiden Asean Academic Association (ASEANACA). Acara ini mempertemukan para akademisi, pakar industri, serta perwakilan pemerintah lintas negara untuk membahas strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan, industri hospitality dan ekosistem halal di kawasan Selat Malaka serta ASEAN.
Rangkaian acara hari pertama pada Minggu (28/6) dibuka oleh Ketua Badan Pembina Yayasan VITKA Konferensi hari pertama menghadirkan empat pembicara utama (keynote speakers) internasional yang mengupas tuntas berbagai isu krusial: Main Speaker Prof. Datuk Dr. Sr. Mohaizi Mohamad (Presiden Geomatika Edugroup Sdn. Bhd. & Kepala Biro Edukasi & Halal DMDI) yang merupakan pemrakarsa kegiatan membawakan materi “Gastronomy Tourism in Melaka” sebagai opening session .
Asisten Deputi Hubungan Antar Lembaga Internasional, Kementerian Pariwisata RI Assoc. Prof. Dr. Zulkifli Harahap menyampaikan Konferensi ini menjadi platform strategis untuk memperkuat kolaborasi internasional antara akademisi, industri dan pemerintah dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan serta peningkatan daya saing kawasan ASEAN.
Sementara itu Prof. Dr. Tulus Suryanto, Presiden ASEAN Academic Association (ASEANACA) mengatakan, forum ini membuktikan bahwa sinergi lintas negara mampu menghasilkan jejaring, inovasi dan kerja sama nyata yang mendukung kemajuan pendidikan tinggi, industri pariwisata serta ekosistem halal di tingkat global.
“Kolaborasi antara Batam dan Melaka membuka peluang besar bagi penguatan riset, mobilitas akademik, dan pengembangan pariwisata yang inklusif serta berkelanjutan di kawasan Selat Malaka”,
Prof. Dr. Solehah Gazali selaku Co-Organizer dari Universitas Geomatika Malaysia Melaka.
Momentum istimewa ini juga dihadiri langsung oleh perwakilan Rektor dan pimpinan berbagai perguruan tinggi terkemuka.
Tampak hadir di antaranya Rektor Universitas Universal (UVERS) serta Rektor Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA).
Kehadiran para pimpinan dari level Ketua, Direktur, Wakil Rektor, Dekan, hingga Ketua Program Studi (Ka Prodi) turut menyemarakkan forum, termasuk delegasi dari IAIN Kerinci, UIN Sultan Thaha Jambi, UIN Mataram, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, STAI Natuna dan Universitas Djuanda Bogor.
Kehadiran para tokoh akademisi tersebut dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang networking strategis melalui Prosesi Pertukaran dan Penandatanganan MoU serta MoA Bersama. Tidak hanya sektor akademisi, jalinan kemitraan ini juga diperluas dengan menggandeng stakeholder strategis kemasyarakatan dan regulasi halal, yang ditandai lewat penandatanganan kerja sama dengan Karang Taruna Kota Batam serta Kantor Perwakilan (Penwil/KP) Halal Center Cendekia Muslim (HCCM) Kepulauan Riau—sebagai lembaga resmi perpanjangan tangan BPJPH Kementerian Agama yang bertugas mendampingi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam proses pembuatan Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI).
Selain itu, isu yang dibahas mencakup risiko industri halal, penggunaan teknologi AI Digital Twins dalam pariwisata, hingga pencegahan ocean grabbing pada pariwisata pesisir.
Isu terkait Academic Pathways, Industry Collaboration & Career Opportunities” juga turut dibahas . Rangkaian konferensi ini resmi ditutup dengan agenda Networking Lunch serta pertemuan intensif untuk diskusi kemitraan strategis dan eksplorasi MoU lanjutan bersama para representasi industri.
Melalui pelaksanaan konferensi internasional hasil kolaborasi multinasional dan multi-stakeholder ini, Batam Tourism Polytechnic (BTP) , Universitas Geomatika Malaysia Malaka , DMDI International College bersama ASEANACA semakin mengukuhkan kolaborasi internasional di bidang akademik, sosial, dan industri di tingkat global, khususnya dalam menyongsong pertumbuhan ekosistem pariwisata ramah muslim di kawasan regional. (r/eza)




