Fuel Card 3.0
BATAM (HK) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama Bank KB Bukopin Cabang Batam meluncurkan kartu pengendali Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, yakni fuel card 3.0 produk Bank KB Bukopin.
Fuel card 3.0 ini pengganti kartu brizzi yang sebelumnya dan diyakini tidak dapat dipalsukan oleh oknum, karena kartu ini merupakan debit card, securitas tinggi, dilengkapi dengan chip dan hologram, bahkan ada jaminan asuransi bagi para pengguna.
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau menyampaikan, proses pengantian kartu brizzi ke kartu Card 3.0 itu sudah selesai dan pihaknya langsung melakukan soft lauching untuk pendaftaran perdana bagi para pengguna BBM jenis solar.
“Besok pagi, Rabu tanggal 16 November 2022 kita mulai membuka pendaftaran, bagi masyarakat yang menggunakan solar sudah bisa mendaftar di SPBU yang sudah ditentukan,” kata Gustian Riau saat soft lauching pendaftaran fuel card 3.0 tersebut, Selasa (15/11) di kantor Disperindag Kota Batam.
Disebutkan Gustian Riau, bagi masyarakat yang sebelumnya sudah menggunakan kartu brizzi yang berwarna kuning juga diminta untuk segera daftar ulang, karena satu bulan kedepan semua kartu brizzi yang lama tidak berlaku lagi.
Dasar penggunaan kartu tersebut peratama adalah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 191 Tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian, harga jual ecer BBM.
Kedua, kesepakatan bersama antara Walikota Batam dan PT. Bank KB Bukopin tbk Cabang Batam nomor : 17/K/KU.02.02/1X/2022 204/BTM-BM/IX/2022 tanggal 30 September 2022 tentang layanan transaksi pengguna BBM tertentu.
Ketiga, perjanjian kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam dan PT. Bank KB Bukopin, TBK Cabang Batam. Keempat, surat edaran Walikota Batam nomor : 57/IN.06.02/X2022 tanggal 27 Oktober 2022 tentang pengaturan distribusi jenis BBM tertentu solar.
“Ini dalam rangka distribusi jenis BBM solar yang tepat sasaran dan tepat volume, maka dilakukan penyempurnaan kartu kendali, yang sebelumnya menggunakan kartu brizzi diganti dengan kartu 3.0,” ucap Gustian Riau.
Dijelaskannya, pihaknya membuka 7 lokasi pelayanan dan informasi pendaftaran kartu 3.0 ini, yakni di kantor Disperindag Kota Batam, KB Bukopin KCP Batam Center.
Kemudian, di SPBU 14.294.704 jalan Budi Kemuliaan Seraya, SPBU 14.294.714 Sei Panas, SPBU 14.294.720 Tembesi, SPBU 14.294.733 Sekupang, SPBU 14.294.734 Belian Batam Kota, dan SPBU 14.294.737 Tanjung Piayu.
“Jadi tidak di semua SPBU, namun hanya SPBU yang ditunjuk mewakili wilayah masing-masing. Pendaftaran semuanya melalui online, websitenya adalah https.//myfuelcardbatam.com. masa registarsi ulang mulai 16 November sampai 16 Oktober 2022,” ujarnya.
Dikatakannya, untuk mengenai jumlah kartu, pada tahun 2016 lalu pihaknya telah mengeluarkan hampir 22 ribu kartu brizzi, setelah dilakukan perubahan-perubahan sampai sekarang tinggal 6.500 kartu, jadi bagi yang sudah punya kartu diharapkan semuanya mendaftar ulang.
“Insyaallah dengan kartu ini tidak ada lagi yang bisa tipu-tipu. Kami berharap dengan adanya perubahan ini dudukung oleh semua pihak, karena tujuannya adalah agar penggunaan BMM tepat sasaran,” tuturnya.
Sementara itu, Branch Manager Bank KB Bukopin Nagoya, Irfan Sugiharto menyampaikan, peluncuran kartu pengendali BBM solar fuel card 3.0 itu adalah langkah dan terobosan yang baik untuk mengendalikan pengunaan BBM subsidi di Kota Batam.
“Kami yang ditunjuk sebagai pelaksana dalam pembuatan kartu 3.0 ini juga memberikan jaminan asuransi bagi para pengguna, yakni asuransi kecelakaan dan pertanggungannya cukup besar, hampir sampai Rp 100 juta,” kata Irfan.
Dikatakan Irfan, untuk persyaratan pengurusan kartu 3.0 ini sama seperti pembukaan buku tabungan rekening yang biasa dan hanya dengan minimal Rp 100 ribu saja sudah bisa mendapatkan kartu ini.
“Sepertinya untuk kartu kendali BMM seperti ini hanya baru di Batam, kalau adi daerah lain sepertinya masih memakai seperti kartu brizzi kita yang lama,” imbuhnya. (dam)
