TANJUNGPINANG (HK) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, menyerahkan bantuan peralatan pertanian, berupa bibit, serta bahan pendukung pertanian kepada kelompok tani di Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Senin (24/10).
Kegiatan ini mengawali rangkaian kunjungan kerja (Kunker), Gubernur Ansar, di Kabupaten paling utara di Kepri. Kemudian Gubernur juga direncanakan akan menyerahkan bantuan RT/RW, operasional Posyandu, siswa berprestasi, transportasi laut siswa, serta melantik pengurus ORDA ICMI dan Pengurus IKA UNRI Kabupaten Natuna.
Penyerahan bantuan pertanian ini merupakan salahsatu langkah konkret Gubernur Ansar dalam menekan inflasi di Kepri. Dimana, sektor pertanian itu merupakan fokus sektor dalam usaha petani. Selain dibeberapa upaya kolaborasi Pemprov Kepri dengan berbagai stakeholder yang saat ini sudah mencapai angka 6,00 persen, termasuk dampak dikenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Sebanyak 20 Kelompok Tani, 5 Kelompok Wanita Tani (KWT), serta 5 Dasawisma di Kabupaten Natuna yang menerima bantuan peralatan, bibit dan bahan pendukung pertanian, yakni dengan rincian 2 unit Power Threser, 1 unit Husker dan Polisher, 1 unit Packing, 1 unit Grading, 1 unit Motor Roda 3 Box, 10 ha Benih Bawang Merah, 20 ha Benih Cabai Merah, 10,6 ton Pupuk NPK, 4,8 ton Pupuk NPK dan Organik, 1 unit Kultivator 1 unit, 3.000 Bibit Cabe, dan Bahan Pendukung (Tanah hitam, Poly bag, Pupuk Organik, Insektisida furadan).
Gubernur Ansar berharap penyerahan bantuan ini dapat berdampak pada peningkatan produksi-produksi hasil pertanian dalam pemenuhan kebutuhan dalam daerah yang sebagian besar masih disupply dari daerah-daerah tetangga.
“Dengan hal ini, diharapkan dapat menjadi bagian dari pengendalian Inflasi di Provinsi Kepri, dan semoga dapat membantu masyarakat petani, dalam menekan biaya-biaya konsumsi rumah tangga yang berorientasi hasil-hasil pertanian,” ungkap Gubernur Ansar.
Karena, menurut Gubernur Ansar, saat ini tantangan yang dihadapi semakin tidak menentu. Sebagaimana yang telah berulang kali ditegaskan oleh Presiden RI, ungkapnya, dunia saat ini sedang berada dalam keadaan yang tidak normal.
“Sehingga semua pihak harus bekerja secara makro, mikro dan detail. Dimana setelah dunia dihadapkan dengan pandemi Covid -19 yang belum berakhir, saat ini dunia juga dihadapkan dengan fluktuasi global perang Rusia dan Ukraina yang juga berdampak pada krisis pangan dan peningkatan inflasi,” papar Gubernur Kepri.
“Peningkatan Inflasi saat ini menjadi ancaman bagi tiap negara, begitupun halnya dengan Indonesia, yang termasuk Provinsi Kepulauan Riau, dengan inflasi pada saat ini mencapai angka 6.00 persen. Untuk itu sangat dibutuhkan komitmen kita bersama baik pusat maupun daerah dalam melakukan pengendalian inflasi ini,” kata Gubernur Ansar.
Sejauh ini, ujarnya, Pemprov Kepri telah melakukan beberapa langkah kolaborasi bersama semua elemen, dan stakeholder terkait, berupaya menekan laju inflasi tersebut di Kepri.
Dan menurut Gubernur Ansar, Pemprov Kepri telah menyiapkan beberapa skema kebijakan untuk menekan dampak dari kenaikan BBM tersebut, diantaranya penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT), melalui Bantuan Keuangan Daerah (BKD), yang menyasar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dengan Total Bantuan Rp10,9 miliar untuk 7 Kabupaten/Kota.
“Kemudian, kita telah dilakukan penyesuain Tarif Angkutan Umum melalui Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1065 Tahun 2022, Tentang Tarif Angkutan Penumpang Umum Dalam Negeri Antar Kabupaten/Kota, yang tidak melebihi kenaikan Tarif antara 15 hingga 20 persen saja.
“Kita melaksanakan Operasi Pasar, menghadirkan pasar murah dan menggalakkan Gerakan Gemar Menanam, dan perluasan lahan tanam cabe dengan jumlah total 227 Hektar di seluruh Provinsi Kepulauan Riau,” tutupnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Natuna Wan Siswandi, Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar, Wakil Ketua II DPRD Natuna, Jarmin, Ketua TP-PKK Natuna, Septi Dwiani Wan Siswandi, Tim Percepatan Pembangunan, Sarafudin Aluan, Kepala BPTP Kepri, Alwi Mustaha, Kadis KP2KH Kepri, RIka Azmi, Kadis Pendidikan Kepri, Andi Agung, Kadis ESDM Kepri, M. Darwin, serta Plt. Kaban Kesbangpol Kepri, Said Sudrajat, Para Kepala OPD Kabupaten Natuna, Para Camat, Kades, dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Natuna. (efr)
