Semetara itu Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengimbau khusus warga Kota Batam dan Kota Tanjungpinang agar benar-benar memperhatikan kedisiplinan masyarakat kepada penerapan protokol kesehatan (Prokes) dalam upaya menghindari adanya penambahan kasus baru Covid-19.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!“Agar dilakukan pengawasan atau screening di setiap pintu masuk. Baik itu yang ada di Batam maupun di Tanjungpinang, supaya diperketat. Kita harus awasi, disiplin masyarakat harus diperhatikan agar kasus Covid-19 di Kepri bisa benar-benar kita tekan,” ujar Gubernur Kepri.
Imbauan Gubernur ini menyusul fluktuasi kasus Covid-19 di Kepri, terutama terjadi di kota Batam dan Tanjungpinang yang per hari ini (3/2) telah terjadi penambahan 14 kasus di kota Batam dan 2 kasus di Tanjungpinang.
“Sehari sebelumnya, dalam upaya menanggapi kasus aktif terkonfirmasi positif Covid-19 ini, Pemprov telah menggelar Rapat Koordinasi di Gedung Daerah. Rakor dengan melibatkan semua stakeholder Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kepri beserta Forkopimda,” paparnya.
Kasus aktif yang tercatat sampai pelaksanaan rakor kemarin, ucapnya, terdata sebanyak 105 kasus dengan sebaran 72 kasus di Kota Batam, 17 Kasus di Kota Tanjungpinang, dan 9 kasus di Kabupaten Bintan.
“Kemudian ada 5 kasus di Kabupaten Karimun, dan 2 Kasus di Kabupaten Natuna. Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga, mencatat 0 kasus,” ungkap Ansar.

