NATUNA (HK)- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Natuna melaksanakan pengawalan, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas (Pamturdallalin) pada kegiatan Pawai Budaya dalam rangka pelepasan murid SDN 002 Ranai Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh SD Negeri 002 Bunguran Timur, Kamis (11/6/2026) pagi.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, Satlantas Polres Natuna menggelar apel persiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Natuna, AKP Erwan Tony, pada pukul 06.30 WIB. Apel tersebut diikuti oleh 11 personel
Satlantas yang ditugaskan untuk mengamankan jalannya kegiatan.
Pawai budaya yang diikuti sekitar 500 peserta terdiri dari siswa, guru, dan pendamping tersebut mengambil titik start dari halaman SDN 002 Ranai di Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, personel Satlantas Polres Natuna melakukan pengawalan terhadap rombongan peserta pawai sekaligus melaksanakan pengaturan serta pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik yang dilalui peserta.
Kasat Lantas Polres Natuna, AKP Erwan Tony, mengatakan pengamanan dan pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna memastikan kegiatan berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.
“Personel kami melakukan pengawalan penuh terhadap peserta pawai serta pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan maupun gangguan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Pengawalan dan pengamanan yang kami lakukan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar setiap kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Natuna berhasil menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif selama pelaksanaan pawai berlangsung. Pengaturan yang dilakukan juga mampu mencegah terjadinya kemacetan, kepadatan kendaraan, maupun potensi kecelakaan lalu lintas di sepanjang rute kegiatan.
Keberhasilan pengamanan ini turut didukung oleh koordinasi yang baik antara petugas di lapangan, pihak sekolah, serta masyarakat yang mendukung kelancaran jalannya pawai.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh peserta pawai berhasil menyelesaikan rangkaian kegiatan hingga lokasi akhir tanpa adanya gangguan keamanan maupun hambatan lalu lintas yang berarti.(fat).


