“Tadi itu kan truknya dari arah Awal Bros, ngebut, ambil jalur sebelah kiri. Harusnya kan lajur sebelah kiri itu bisa langsung belok kiri, jadi memang saya itu mau belok. Tiba-tiba dia klakson, jadi saya banting stir ke arah kanan. Namun, karena ke arah Simpang Kara-Muka Kuning sudah lampu hijau, jadi dia melaju terobos lampu merah, sampai akhirnya ditabraklah motor depannya,” terang Cia.
Frencia menambahkan, akhirnya terdapatlah korban, satu pengendara sepeda motor.
Korban bersamaan dengan motornya dievakuasi di pos polisi di pojok simpang.
Sedangkan truk terjebak di pembatas tengah jalan.
“Untungnya tidak terlalu macet jalannya, setelah kejadian itu,” ungkapnya.
Sekitar 25 menit setelah kejadian, ujarnya, Unit Laka Satlantas Polresta Barelang beserta rekan rekan pengendara truk tiba di lokasi kejadian.
Baca Juga: Jasa Raharja Berikan Santunan Warga yang Mengalami Kecelakaan Lalu Lintas di Doloksanggul
Kemudian, Unit Laka yang tiba segera mengevakuasi truk yang terjebak tersebut, agar tidak menimbulkan kemacetan, serta sepeda motor korban turut diangkut mobil Satlantas.
Salah seorang rekan pengendara truk pasir yang enggan disebutkan namanya itu, memberikan keterangan di lokasi kejadian.
“Tadi saya dihubungi kantor saya untuk datang ke lokasi dan bantu amankan truk. Kebetulan polisi datang dan saya kasih keterangan nanti di Polresta,” ujarnya.
“Ini truk pengangkut pasir, yang memang lagi tugas dari arah Batu Ampar ke Punggur,” ujar salah seorang supir truk.
Lalu, korban diantar ke rumah sakit oleh pengendara truk pengangkut pasir sebagai bentuk tanggungjawabnya.
“Untuk saat ini, Unit Laka Satlantas Polresta Barelang masih menunggu perkembangan korban di rumah sakit, serta melakukan proses pengumpulan data dan mendalami kasus kejadian kecelakaan malam hari di Simpang Kabil itu,” pungkasnya. (cw07)
