NATUNA (HK) – Bupati Natuna, Cen Sui Lan dan Wakilnya, Jarmin serta rombongan menggelar kunjungan kerja maraton ke pulau-pulau yang tersebar di bagian selatan Kabupaten Natuna. Kunjungan kerja yang digelar sejak 24 November 2025 itu berlangsung sampai Minggu (30/12/2025).
Adapun pulau-pulau yang dikunjungi meliputi Pulau Midai, Serasan, Pulau Panjang dan Pulau Subi.
Perjalanan ini tidak berlangsung aman dan lancar karena terdapat kondisi alam yang menyuguhkan rintangan yang melelahkan dan mengerikan.
Kondisi alam Natuna belakangan ini diwarnai dengan angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi. Pada saat Bupati Cen menggelar perjalanannya dari Ranai ke pualu-pulau tersebut, tinggi gelombang dikonfirmasi mencapai ketinggian 3 meter.
Sehingga tak heran, KM Indra Perkasa milik Pemkab Natuna yang ditumpangi Bupati Cen dan rombongan terpaksa memanjat dan menuruni gelombang tinggi satu persatu di sepanjang pelayaran.
Seluruh penumpang ketakutan dan was-was dengan keadaan, bahkan separuh di antara mereka mengalami mabuk dan muntah-muntah karena berhadapan dengan kondisi laut yang ekstrim.
Sesampainya di Pulau Panjang, rintangan yang dihadapi Bupati Cen dan rombongan bertambah berat, di mana kapalnya meski lego jangkar di tengah laut untuk menaiki perahu kecil (pompong) menuju daratan.
Hal ini karena di wilayah Kecamatan Pulau Panjang belum terdapat fasilitas labuh yang bisa menampung kapal sekelas KM Indra Perkasa milik Pemkab Natuna.
Di saat pengalihan penumpang di tengah laut itu, Bupati Cen dan rombongan terlihat seperti melompat-lompat karena dilambung gelombang besar.
Namun, kondisi alam yang membahaykan itu tidak menghalangi langkah Bupati Cen dan rombongan untuk mencapai pulau tujuan.
“Ini perjalanan yang sungguh luar biasa, tapi sudah jadi kewajiban saya sebagai bupati untuk tetap hadir,” ucap Bupati Cen kepada warga.
Kepayahan dalam perjalanan itu dialami Bupati Cen dan rombongan berlangsung sejak mulai berlayar dari ibu kota sampai kembali lagi.
“Parahnya mulai dari lepas Pelabuhan Penagi Ranai sini. Itu sampai kembali lagi kencang terus gelombang,” ujar seorang rombongan yang mengikuti perjalan Bupati Cen.
Hasil dari kunjungan kerja maraton selama hampir seminggu itu meliputi berbagai skala prioritas. Di Kecamatan Midai diprioritaskan pembangunan pelabuhan Roll-on/Roll-off (Roro), perluasan sawah dan revitalisasi pasar.
Kemudian di Serasan Bupati Cen memprioritaskan revitalisasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan pembangunan tembok penahan longsor di Desa Air Nusa.
Selanjutnya di Kecamatan Pulau Panjang diprioritaskan pembangunan pelabuhan, Puskesmas dan stabilisasai harga barang.
Terakhir di Kecamatan Subi diprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan penyeberangan antara Pulau Subi Kecil dan Subi Besar. (fat).

