KARIMUN

Sat Lantas Polres Karimun Bagi-bagi Takjil pada Pengguna Jalan

KARIMUN (HK) – Aparat Sat Lantas Polres Karimun Polda Kepri mengisi Ramadhan ini dengan indah. Mereka berbagi dengan cara membagi-bagikan takjil kepada pengguna jalan di traffic light Baran serta Sei Lakam, Jum’at (8/4/2022).

Bukan hanya itu, pemotor yang tak mengenakan marker pun langsung diberi masker gratis.

“Ini salah satu cara kita agar masyarakat merasa aman, kalau polisinya takut nanti masyarakatnya bagaimana. Kegiatan ini merupakan bentuk kedekatan Polisi kepada masyarakat serta bentuk kepedulian Polres Karimun dalam mencari berkah Ramadhan terlebih bagi masyarakat yang berbuka puasa di jalan,” jelas Kasatlantas Polres Karimun AKP Eko Apriyanto, SIK“, Jum’at (8/4/2022) sore.

Pembagian takjil ini, sambung Eko, juga sebagai salah satu upaya Satlantas Polres Karimun menjalankan operasi simpatik.

Namun, di bulan Ramadhan ini, pihaknya tetap ingin berbagi dengan masyarakat. “Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa, karena selain mendapat pahala saat menjalankan tugas, personel juga mendapat pahala melalui berbagi takjil gratis bagi masyarakat. Berbagi kan sudah menjadi kewajiban bagi semua, termasuk kita (polisi),” tuturnya.

Vanda RE Bikin Tradisi Jong Kembali Bergelora, 307 Jong Berlayar di Pulau Sugi Karimun

Aksi bagi-bagi takjil dan masker gratis menjelang berbuka tersebut, disambut baik oleh masyarakat. Meski awalnya, banyak warga yang takut karena menyangka ada razia.

“Tadinya saya kira mau ditilang, ternyata malah dikasih takjil dan masker gratis buat anak saya,” jelas Lia pemotor warga Kolong, Kelurahan Sei Lakam.

Lia berharap, apa yang dilakukan aparat kepolisian ini tidak hanya di bulan Ramadhan saja. “Kalau bisa tiap bulan ya, jangan hanya bulan Ramadhan saja,” tutur Lia.

Hal serupa diungkapkan Yudi. Ia menyangka ada razia. “Ya tadi saya nyangkanya razia, tapi bagi-bagi takjil, baguslah polisi Karimun, terus jaga keamanan Karimun ya serta saling berbagi di bulan suci ramadhan ini,” tutupnya. (hhp)

2,6 Ton Narkotika Cair Senilai Rp8,4 Triliun Gagal Diseludupkan di Perairan Karimun