Dia menjelaskan untuk nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari 2022 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar US$629,55 juta; diikuti Pelabuhan Sekupang US$217,62 juta; Pelabuhan Tarempa US$139,32 juta; Pelabuhan Belakang Padang US$105,86 juta; dan Pelabuhan Kabil/Panau US$99,65 juta.
Peranan kelima Pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari 2022 mencapai 90,86 persen.
“Dengan volume ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari 2022 terbesar adalah melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun 807,16 ribu ton; diikuti Pelabuhan Tarempa 296,89 ribu ton; Pelabuhan Belakang Padang 174,49 ribu ton; Pelabuhan Batu Ampar 116,40 ribu ton dan Pelabuhan Singkep – Dabo 91,70 ribu ton. Peranan kelima Pelabuhan tersebut terhadap volume ekspor Januari 2022 mencapai 92,29 persen,” jelas Darwis.
Baca juga: Pemprov Kepri Siap Berkolaborasi dengan IPB Bogor
Sementara untuk impor, pelabuhan bongkar barang impor terbesar selama bulan Januari 2022 adalah Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai impor sebesar US$695,26 juta, diikuti
Pelabuhan Sekupang dengan nilai impor sebesar US$304,49 juta, dengan peranan keduanya mencapai 72,29 persen.
“Dengan volume terbesar impor selama bulan Januari 2022 adalah Tanjung Balai Karimun dengan nilai volume impor sebesar 243,38 ribu ton, diikuti Pelabuhan Tanjung Uban dengan nilai volume impor sebesar 241,28 ribu ton, dengan peranan keduanya mencapai 67,30 persen,” pungkasnya. (efr)
