BATAM (HK) – Dekranasda Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menggelar Pelatihan Desain Kemasan bagi 200 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Batam.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Kamis (18/6/2026) itu bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal melalui kemasan yang lebih menarik dan strategi branding yang kuat.
Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang menegaskan pentingnya kemasan sebagai salah satu faktor utama dalam menarik minat konsumen dan meningkatkan nilai jual produk.
Menurutnya, konsumen saat ini tidak hanya membeli sebuah produk, tetapi juga kualitas, kepercayaan, pengalaman, serta cerita yang melekat pada produk tersebut.
“Kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat identitas usaha, memperluas akses pasar, bahkan membuka peluang untuk menembus pasar nasional maupun global,” ujar Firmansyah.
Ia juga mendorong para pelaku IKM untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun branding yang kuat agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.
“Kreativitas harus menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin dinamis,” katanya.
Firmansyah menegaskan, Pemerintah Kota Batam berkomitmen mendukung pengembangan IKM melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan.
Selain itu, pemerintah juga terus memberikan kemudahan perizinan, fasilitasi promosi, hingga memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
“Pemko Batam akan terus hadir mendampingi pelaku usaha agar IKM dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi dukungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau yang memberikan sosialisasi terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Selain itu, sinergi dengan Bank Sumut melalui sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat sektor usaha kecil dan menengah di Batam.
Sementara itu, Sekretaris Disperindag Kota Batam, Gufron, mengatakan pelatihan tersebut diikuti 200 pelaku IKM dan dilaksanakan selama satu hari dengan mengusung tema “Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan: Bangun Branding Produk IKM Batam yang Lebih Kompetitif.”
Menurutnya, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, yakni Thomas Anton Christian Tarigan dari Bank Sumut Cabang Batam, serta Bagustian Iskandar dan Meyani Kristina Ningrum yang memberikan materi terkait desain kemasan produk.
“Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku IKM mampu menghasilkan kemasan yang lebih menarik, memiliki identitas produk yang kuat, dan dapat meningkatkan daya saing serta nilai jual produk di pasar,” kata Gufron.
Dengan peningkatan kemampuan desain kemasan dan branding, Disperindag Batam berharap produk-produk IKM lokal semakin dikenal luas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (dam)




