Lebih rinci, Kadisdik ini belum bisa menyebutkan berapa anggaran dana APBD Tanjungpinang diperlukan untuk membangun pagar tersebut.
“Yang jelas anggarannya menggunakan sistem lelang dalam bentuk Penunjukan Langsung (PL). Saya lupa berapa anggarannya dan yang pasti insyaAllah akan dibangun pada triwulan tahun ini,” ujarnya.
Diketahui tembok bangunan yang berfungsi sebagai pagar SD tersebut hancur akibat sambaran petir pada bulan Januari 2021 lalu.
Bangunan SD ini cukup luas, kendati berada ditengah pemukiman warga.
Informasi dari majelis guru dan warga sekitar, SD tersebut sudah berdiri empat tahun dan runtuhnya tembok samping sekolah itu diakibatkan petir.
“Kejadiannya sekitar Januari 2021 lalu, ketika guyuran hujan cukup deras dan Tanjungpinang dilanda banjir,” ungkap warga. (nel)
