Kabid Disdagin Pemko Tanjungpuinang menjelaskan, saat ini keberadaan minyak goreng kemasan curah mulai langka, karena minat konsumen berkurang, konsumen kini beralih ke kemasan yang sederhana atau dalam bentuk bantal.
“Minyak goreng curah kini kurang peminatnya. Kebanyakan masyarakat telah beralih ke minyak goreng kemasan sederhana, yang dalam bentuk bantal,” pungkasnya.
Pantauan Tim Haluan Kepri ke swalayan terutama di Pinang Lestari yang berlokasi di Jalan D.I. Panjaitan KM 9, terlihat menjual minyak goreng dengan sesuai HET, yang ditetapkan oleh Permendagri Nomor 6 Tahun 2022, mulai dengan harga Rp12.500 per 900 ml, serta harga minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter. (Cw04)
