Masjid yang juga menjadi Ikonik Natuna itu, dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Daeng Rusnadi Tahun 2007.
Sehingga, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya dengan baik.
“Kini tugas kita adalah, bagaimana kita menjaga serta merawat kondisi masjid berkapasitas 10.000 orang itu,” papar Wan Siswandi.
Sesuai dengan visi dan misinya, ke depan Pemda akan terus mendatangkan penceramah kelas nasional maupun internasional.
Ustadz Das’ad Latief adalah penceramah pertama yang diundang ke Natuna di masa kepemimpinannya bersama Rodhial Huda.
Baca juga: Tiga Tahun ini, Cengkeh Natuna Tak Berbuah Banyak
“Kita hadir di sini dalam rangka menjalin silaturahmi sesama umat muslim. Semoga kegiatan yang kita laksanakan ini mendapat ridha dari Allah SWT,” ucapnya.
Peresmian Islamic Centre NGU disaksikan Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Ketua DPRD Daeng Amhar, Ustadz Das’ad Latief, Kakan Kemenag Natuna Budi Dermawan, Imam besar Masjid Agung Natuna H. Tirtayasa, Mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi, Ketua MUI Natuna Mustafa Sis.
Tampak ribuan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dan mendengar langsung ceramah Ustadz Das’ad Latif kelahiran Makassar tersebut.
Dalam ceramahnya, Ustadz Das’at Latif mengapresiasi inisiatif Pemkab Natuna yang bersedia membangun Islamic Centre itu.
“Ini merupakan satu hal yang bagus sekali, kita patu mendukung pemerintahan ini karena telah banyak memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan. Semoga, ini menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya. (fat)
