BATAM (HK) – Perjalanan panjang pembangunan Batam sejak 1971 hingga menjadi salah satu kawasan strategis ekonomi nasional ditampilkan melalui Pameran Foto Pembangunan Batam yang digelar Badan Pengusahaan (BP) Batam di Atrium K-Square Mall, 7–8 November 2026.
Sebanyak 125 foto dokumentasi dipamerkan untuk mengajak masyarakat melihat kembali berbagai tahapan pembangunan Batam selama 55 tahun terakhir. Mulai dari pembangunan infrastruktur, kawasan industri, konektivitas transportasi hingga fasilitas pendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi.
Pameran yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti BP Batam ke-55 ini dibuka langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang digagas Direktorat Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam tersebut tidak sekadar menghadirkan dokumentasi sejarah. Lebih dari itu, pameran ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan Batam yang melibatkan kerja keras para pendiri dan seluruh elemen masyarakat.
Amsakar mengatakan, kemajuan Batam saat ini tidak terlepas dari kontribusi para tokoh dan pendiri yang telah meletakkan fondasi pembangunan sejak awal, serta dukungan masyarakat dalam mengembangkan daerah tersebut.
“Pembangunan Batam bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga bagaimana kita membangun kepercayaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan kemajuan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Amsakar, melalui pameran tersebut BP Batam ingin memperlihatkan perjalanan dan berbagai upaya pembangunan yang telah dilakukan. Sekaligus mengajak masyarakat untuk menjaga serta melanjutkan capaian pembangunan yang telah dirintis selama ini.
Ia berharap, pameran foto tersebut dapat menjadi sarana edukasi, khususnya bagi generasi muda, agar lebih mengenal sejarah dan memahami proses panjang yang mengantarkan Batam menjadi kawasan industri, perdagangan, dan investasi.
Amsakar juga menilai dokumentasi pembangunan memiliki nilai penting karena tidak hanya merekam perubahan fisik suatu kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah dan identitas perjalanan Batam.
Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pameran tersebut merupakan salah satu pendekatan komunikasi publik yang dikemas secara informatif dan menarik.
Menurutnya, visualisasi melalui foto dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Dengan begitu, publik dapat melihat secara langsung berbagai perubahan dan perkembangan Batam dari masa ke masa.
“Kami ingin menghadirkan informasi pembangunan Batam dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat. Melalui visualisasi foto, masyarakat dapat melihat berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi di Batam,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang apresiasi terhadap hasil pembangunan, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman serta rasa memiliki masyarakat terhadap kemajuan daerah.
Pameran Foto Pembangunan Batam berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Masyarakat dapat menyaksikan langsung 125 foto yang menggambarkan perjalanan pembangunan Batam dari tahun 1971 hingga sekarang.
Momentum Hari Bakti BP Batam ke-55 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan Batam merupakan hasil proses panjang yang membutuhkan kolaborasi, konsistensi, dan komitmen seluruh pihak.
Dalam pembukaan pameran tersebut turut hadir Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain, Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan Syahrin Joyo, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga Sthefani Barlian, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, perwakilan Balai Deteksi Sinyal (BDS) BSSN Batam serta pengunjung K-Square Mall.





