BATAM (HK) – Menyambut Hari Bumi 2026, Ascott Hotels Regional Batam bersama komunitas lokal menggelar aksi peduli lingkungan bertajuk “Aksi Bersih” di kawasan pesisir Tanjung Uma RW 2, Batam, pada 25 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan lima properti, yakni HARRIS Resort Waterfront Batam, HARRIS Hotel Batam Center, HARRIS Resort Barelang Batam, HARRIS Hotel Nagoya Batam, serta YELLO Hotel Harbour Bay Batam.
Mereka berkolaborasi dengan Tanjung Uma Empowerment, Batam On, dan Free The Sea sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.
Aksi difokuskan pada pembersihan kawasan permukiman pesisir yang kerap terdampak penumpukan sampah plastik kiriman dari laut.
Puluhan relawan yang terdiri dari karyawan hotel, komunitas, aktivis lingkungan, dan warga setempat turun langsung mengumpulkan sampah di sepanjang garis pantai.
“Pesisir adalah rumah bagi ekosistem laut sekaligus sumber kehidupan masyarakat. Ketika sampah menumpuk, dampaknya dirasakan semua pihak,” ujar Deswandi dari Free The Sea.
Tidak hanya membersihkan, kegiatan ini juga mengusung konsep berkelanjutan. Sampah yang terkumpul dipilah berdasarkan jenisnya, sementara botol plastik yang masih layak akan didaur ulang.
Langkah ini menjadi bagian dari edukasi masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah dan penerapan ekonomi sirkular—mengubah limbah menjadi sesuatu yang bernilai guna.
“Kami ingin memberi contoh sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli menjaga lingkungan,” kata Winda, koordinator Tanjung Uma Empowerment dan Batam On.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen Ascott Hotels Regional Batam dalam menerapkan prinsip keberlanjutan.
Berbagai program ramah lingkungan telah dijalankan, mulai dari pengurangan plastik sekali pakai hingga pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
“Sebagai bagian dari kota kepulauan, kami memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga laut dan pesisir. Aksi nyata seperti ini lebih bermakna daripada sekadar seruan,” ujar Dodi Putra, perwakilan manajemen Ascott Hotels Regional Batam.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal. Warga Tanjung Uma berperan aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, sehingga diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Ketika masyarakat menjadi bagian dari solusi, mereka akan lebih terdorong menjaga hasilnya,” tambah Winda.
Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Ascott Hotels Regional Batam pun berencana melanjutkan kolaborasi serupa di masa mendatang.
“Ini baru permulaan. Kami berharap aksi ini menjadi pemicu gerakan peduli lingkungan yang lebih luas di Batam,” tutup Dodi. (r)

