Kondisi makam bayi di KM 20 Kelurahan Gunung Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) Kabupaten Bintan saat di dapati di bongkar oleh orang tidak dikenal. (ft/ist)
BINTAN (HK) – Warga Perumahan RT 01, Kelurahan Gunung Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) Kabupaten Bintan, digegerkan saat mendapati makam bayi berumur sekitar satu minggu dan baru di kubur sekitar beberapa hari lalu, dibongkar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Jumat (19/09/2026)
Mirisnya lagi, kondisi makam bayi tersebut didapati sudah berlubang dan hanya di dapati bekas kain kafan sang bayi, serta papan penutup batas kuburan yang berlokasi di depan SPBU KM 20, Kelurahan Gunung Kijang, Bintim.
Informasi di peroleh, korban diketahui merupakan anak dari Kak Feri, warga setempat yang baru melahirkan secara prematur dan akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa miris ini pertama kali diketahui ketika keluarga atau warga hendak menziarahi makam. Betapa terkejutnya mereka saat melihat tanah makam sudah terurai dan peti maupun jasad bayi sudah tidak ada di tempat.
“Benar, kejadiannya di area pemakaman yang berada tepat di depan SPBU BT 20, Kelurahan Gunung Kijang,” ujar seorang warga setempat.
Lokasi pemakaman yang berada tak jauh dari jalan raya membuat warga menduga pelaku nekat melakukan aksinya pada malam hari. Warga pun langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak RT setempat dan Polsek Bintan Timur.
Saat ini, kasus pembongkaran makam tersebut tengah ditangani Unit Reskrim Polsek Bintan Timur. Personel kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Bintan, AKP Aang Setiawan, SH saat dikonfirmasi media ini, membenarkan peristiwa dimaksud.
“Sedang kami dalami. Mohon doanya, semoga cepat terungkap pelakunya,” ujar Aang saat dihubungi, Sabtu (19/09/2026)
Pihak kepolisian mengimbau warga yang memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor ke Polsek Bintan Timur. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku dan motif pembongkaran makam bayi tersebut masih dalam penyelidikan polisi.(nel)





