NATUNA (HK) – Pemerintah Kabupaten mengkukuhan Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Natuna Periode 2015-2030 dan Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Periode 2026-2026 di Kantor Bupati Natuna, Jumat (22/5/2026).
Acara ini dipimpin oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan dan diikuit oleh Wakil Bupati Natuna, Jermin, Sekda Natuna, Boy Wijanarko, seluruh Asisten Pemkab Natuna dan Kepala OPD terkait.
Hadir juga pimpinan Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Natuna, ketua FKUB Kabupaten Natuna, Ketua LAM Kabupaten Natuna, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh muda serta pelajar.
Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, doa, pembacaan SK Bupati, sambutan Ketua FKUB dan Sambutan Bupati Natuna.
Terkukurhkan sebagai Ketua FKUB Kabupaten Natuna Periode 2025-2030, Umar Natuna yang dikukuhkan oleh Bupati Natuna. Sedangkan Ketua FPLA Periode 2026-2028, Galvin Amri Pratama dikukuhkan oleh Kepala Kantor Kemenag Natuna.
Bupati Cen dalam sambutannya menegaskan, kerukunan umat beragama merupakan salah satu prioritas pemerintahannya.
Ia menilai kerukunan merupakan satu hal mendasar dan bersifat strategis dalam upaya membangun dan memajukan daerah.
“Saya tidak bicara banyak disini. Tapi saya ingin tegaskan bahwa menjaga kerukunan ini adalah tugas kita semua. Kami pemerintah konsen betul dengan ini. Kami tekankan semua pihak, bapak-bapak dan ibu-ibu dan para pemuda agar kita semua juga mengutamakan kerukunana ini. Karena kalau kita tidak rukun, susah daerah kita ini maju,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua FKUB Kabupaten Natuna menjelaskan, Kehadiran FKUB karena Natuna semakin dinamis, beragam, harapan masyarakat semakin tinggi dan konsep agama yang universal di mana semua umat beragama ingin damai dan aman.
“Dalam konteks ini lah FKUb lahir dan diperlukan untuk menjembatani harapan umat beragama,” kata Umar.
Ia menyampaikan bahwa Visi FKUB Natuna adalah Natuna sebagai rumah bagi semua umat beragama.
“itu artinya Natuna ini merupakan rumah bagi kita semua umat beragama sehingga kita semua punya kewajiban untuk menjaga Natuna,” tegasnya.
Adapun fokus FKUB Natuna tahun ini berupa pembangunan literasi kerukunan dan sosialisasi di sekolah – sekolah.
“Kita tidak dapat berbuat lebih setelah adanya kebijakan efisiensi ini. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat berbuat maksimal untuk menjaga kerukunan kita,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan salam-salaman dan foto bersama. (fat).

