BATAM BERITA TERKINI

Dorong Pelestarian Budaya Melayu, Puisi Karya Kepala BP Batam Guncang Panggung KSM ke-26

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pembukaan kegiatan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-26 yang berlangsung di kawasan Harbour Bay, Kota Batam, Sabtu (17/5/2025).

BATAM (HK) – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pembukaan kegiatan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-26 yang berlangsung di kawasan Harbour Bay, Kota Batam, Sabtu (17/5/2025).

 

KSM merupakan agenda tahunan yang menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya Melayu dari dalam negeri maupun negara-negara serumpun seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

 

Selain memperkuat silaturahmi lintas negara, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan kultural antarbangsa, serta memperkuat identitas dan kearifan budaya lokal di tengah tantangan arus globalisasi.

Ditresnarkoba Polda Kepri Bongkar Jaringan Ekstasi di Batam, 10 Pria dan 7 Wanita Diamankan di 4 Tempat Hiburan Malam 

 

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menekankan pentingnya pelestarian budaya Melayu sebagai bagian dari upaya menjaga jati diri daerah dalam memperkuat daya saing Batam melalui nilai-nilai kebudayaan.

 

“Kegiatan ini adalah cerminan komitmen kita bersama dalam melestarikan budaya Melayu. Mari kita jaga silaturahmi dengan negara-negara serumpun agar ekonomi dan investasi di Batam bisa terus tumbuh signifikan,” ujar Amsakar.

 

Misteri Blackout Batam-Bintan Diungkap Bareskrim Polri dengan Tetapkan 5 Tersangka, Kerugian Kompensasi Rp57,3 Miliar

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga membacakan sebuah puisi ciptaannya yang berjudul “Uwak”. Puisi itu pun menggugah perhatian tamu undangan baik dari dalam negeri maupun mancanegara, sebagai bentuk kontribusi personalnya terhadap pelestarian budaya melalui seni sastra.

 

“Kami terus berupaya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan seni dan budaya yang berdampak positif terhadap pembangunan sosial, pariwisata, dan hubungan regional. Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah optimis Batam akan terus berkembang sebagai kota modern yang tetap berakar kuat pada nilai budaya lokal,” pesan Amsakar. (r)

 

 

Iman Sutiawan Sentil Provokator Blackout Batam: Kritik Boleh, Jangan Adu Domba!