TANJUNGPINANG (HK) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang, akan terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada pasien yang berobat.
Direktur Utama RSUD Raja Ahmad Thabib DR dr. H. A Yusmanedi mengatakan, keberhasilan sebuah rumah sakit harus sepenuhnya didukung oleh semua stakeholder dan dimulai dari Puskesmas untuk membentuk Emergency Medical Service (EMS).
Selain itu, ia menyampaikan untuk meningkatkan kenyamanan ia dan seluruh jajarannya akan terus meningkatkan pelayanan dari segi internal maupun eksternal.
Salah satunya adalah meningkatkan pengamanan di parkiran RSUD Raja Ahmad Thabib, karena selama ini banyak kasus kehilangan motor yang terjadi di rumah sakit tersebut.
“Makanya mulai saat ini kami lakukan pembenahan, baik secara eksternal maupun internal, yang eksternal banyak yang melaporkan kehilangan motor, itulah salah satunya yang kami benahi.” ujarnya saat acara focus group discussion bersama media, Juma’t (17/2/2023).
Dikatakannya, pihaknya akan terus berbenah sesuai program Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia. dari data yang mereka himpun, ada tiga penyebab kematian di Kepri.
Jumlah pasien sakit jantung di kepri tahun 2022 yang mereka data di RSUD Raja Ahmad Thabib mencapai 5.316 pasien.
Sedangkan kasus stroke mencapai 1.900 pasien dan selebihnya dari kecelakaan dll.
“Mentri kesehatan sempat datang kesini, fokus untuk membuka peningkatan pelayanan tersebut.” sambungnya.
Namun demikian ia mengeluhkan akan keterbatasan SDM di RSUD Raja Ahmad Thabib, karena walaupun telah diberikan peralatan yang canggih namun SDM-nya tidak ada, maka semua akan percuma, dan alat akan terbiar begitu saja.
“Jadi secanggih apapun alat yang diterima dari Kemenkes, tanpa dukungan dari teman-teman faskes, maka tingkat keberhasilan tidak akan maksimal.” ujarnya
Ia berharap dengan meningkatnya pelayanan di RSUD Raja Ahmad Thabib masyarakat yang datang berobat dapat lebih terjamin dan tidak perlu di rujuk keluar Tanjungpinang lagi. (cw07)
