NATUNA (HK) – Sungai Air Kolek, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur terlihat sudah dibersihkan dari meterial dan tumbuhan yang mengganggu kelancaran arus aliran air sungai.
Berdasarkan informasi, sungai ini dibersihkan oleh Pemerintah RI melalui BWSS IV Batam atas usulan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan bulan lalu yang notabene momentumnya berdekatan dengan musim penguhujan yang saat ini sudah mulai memasuki musimnya di Natuna.
Terpantau, pembersihan sungai ini dilaksanakan secara menyeluruh yang dimulai dari area atas sungai, lereng dan bagian aliran sungai itu sendiri.
Sebelumnya, sungai yang berhulu langsung di Gunung Ranai dan Bermuara di Laut Natuna Utara itu terlihat seperti kawasan yang jauh dari perhatian.
Sampah-sampah yang berupa material bekas perabotan rumah tangga, perkantoran, patahan-patahan kayu besar, semak belukar dan tetumbuhan perdu lainnya terlihat bertumpuk-tumpuk menutupi area sungai.
Namun kini, sungai yang melintasi jalan Sudirman dan Jalan Soekarno-Hatta Ranai itu terlihat sudah bersih dan rapi berkat perhatian yang dihadirkan pememerintah pada sungai itu.
“Alhamdulillah sekarang hujan sudah mulai turun dan alhamdulillah sungai kita sudah bersih. Kayaknya sungai sudah siap menampung air besar,” kata Ihsan, Warga Air Kolek, Sabtu (26/9/2026).
Selain mengaku bersyukur, Ihsan juga mengaku senang dan tenang melihat sungai yang berada beberapa meter dari rumahnya itu sudah bersih dan rapi.
“Eee, kalau sebelumnya begitu hujan tak berhenti dalam sehari, kita sudah was-was saja. Kahwatir air naik ke rumah, dulu-dulu sering banjirnya naik,” tuturnya.
Dengan begitu ia mengaku gembira sekali dan tidak lupa menghaturkan apresiasi tinggi kepada pemerintah atas perhatiannya terhadap sungai tersebut.
“Kalau sekang nampaknya sudah aman ini. Anak-anak juga tak takut main di sungai, sudah aman betul lah. Maka kami terima kasih banyak kepada pemerintah. Mudah-mudahan kita semua tetap bisa menjaganya,” tutup Ihsan. (fat).





