ANAMBAS (HK) – Sebuah speedboat untuk Puskesmas Keliling (Pusling), milik Pemkab Anambas terbakar di Pelabuhan Perikanan (pasar ikan), Tarempa, Kabupaten Anambas, Minggu (3/7/2022) siang.

Akibatnya seorang Anak Buah Kapal (ABK), dikabarkan telah menjadi korban dalam peristiwa kebakaran speed boat Puskemas Keliling tersebut, sehingga dilarikan ke RSUD Tarempa.

Hal itu dibenarkan oleh seorang warga bernama, Adi saat diwawancarai awak media lokal.
Adi mengatakan, korbannya bernama Angga yang bekerja sebagai salah satu ABK speed boat Puskesmas Keliling milik Pemerintah Daerah itu.

“Iya bang. Saat terjadi kebakaran itu, ada korban namanya Angga,” katanya.

Terkait kronologis peristiwa kebakaran itu, Adi mengaku tak mengetahuinya secara persis.
Namun, ujarnya, saat itu korban katanya baru saja tiba dan hendak memarkirkan speed boat tersebut, di Pelabuhan Pasar Ikan.

“Kurang tahu juga ceritanya serta seperti apa mulanya. Sebab, baru sampai di pelabuhan. Mungkin kayaknya baru isi minyak dari agen bang, jadi mau markirkan kapal,” terangnya.

Adi mengatakan, saat itu korban sudah mengikatkan tali kapal di tiang pelabuhan sembari membuang air dari dalam kapal.

“Biasanya selalu begitu kerjanya dia, maklum juga bang speed itu usianya udah lama juga. Hanya penyebabnya karena apa, saya kurang tahu,” ungkapnya.

Sementara saksi mata lainnya, Ramat yang ada dilokasi menjelaskan, sempat mendengar suara ledakan dari speed boat Pusling itu.

“Saya kebetulan sedang ngopi di pelabuhan pasar ikan sama kawan, Tiba tiba terdengar ada suara ledakan dua kali dari di depan dermaga,” ujarnya.

Mendengar itu, kata Ramat, dirinya dan sejumlah pengunjung kedai kopi pun sontak terkejut dan menjauh dari suara ledakan itu, yang ternyata dari sebuah speed boat.

“Kami lihat ada orang di dalam kapal dengan kondisi terbakar api, lalu dia sempat juga melepas tali kapal dan terjun ke laut,” terangnya.

Sementara mesin speed boat saat itu masih hidup dan perlahan terbawa ombak keluar dari pelabuhan.

“Korban terbakar mungkin karena berusaha melepas tali kapal. Karena kalau tak dilepas bisa jadi speed boat dan rumah-rumah yang ada di sebelahnya ikut dilalap api,” sebutnya.

Selanjutnya korban berhasil selamat dan dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Umum Daerah Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari media sosial, kejadian itu disebutkan pada pukul 12.30 WIB. Satu orang dikabarkan mengalami luka bakar.

“Info sementara terdapat satu korban luka bakar, yang saat ini sedang dilarikan ke RSUD Tarempa,” tulis @anambasinfo.

Dalam video yang beredar tampak kobaran api dengan asap tebal yang pekat. Saat dalam kondisi terbakar, kapal yang berada di dekat dermaga, sehingga terbawa arus ke tengah perairan. Dan Ramai masyarakat yang melihat kejadian ini.

Dari data yang di dapat, kapal yang diberi nama “Pusling Perairan 1” tersebut memiliki kecepatan 27 knot. Kapal ini membantu pelayanan kesehatan bagi warga pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ini termasuk kapal baru yang dioperasikan di akhir tahun 2020 lalu. Dan kapal Pusling ini juga menggantikan kapal puskesmas keliling sebelumnya yang mengalami kejadian serupa. Dan
atas kejadian tersebut, hingga kini belum diketahui apa penyebab kebakaran itu.

Dimana, pada 19 Juli 2020, kapal Husada 001 juga terbakar. Kapal ini merupakan kendaraan operasional RSUD Tarempa.

Husada 001 terbakar di Perairan Tanjung Momong, Kecamatan Siantan, Anambas. Diduga adanya arus pendek di kapal berbobot 18 GT tersebut.

Sumber : Batamnews.co.id

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version