Soal Nasib di Timnas U-19.
JAKARTA (HK) – Kai Boham saat ini tengah menunggu keputusan soal nasibnya di Timnas U-19 Indonesia. Ia menanti hasil akhir diskusi PSSI dan Shin Tae-yong.
Pada Juni lalu, Boham bersama dua pemain keturunan lainnya, Jim Croque dan Max Christoffel dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19 di Stadion Madya, Jakarta. Sebelumnya, Boham juga ikut Timnas U-19 dalam agenda di Toulon Cup di Prancis.
Setelah mengikuti latihan di Jakarta, Kai Boham dan kedua rekannya dipulangkan ke Belanda. Saat itu, PSSI dan Shin Tae-yong me-review ketiganya untuk Timnas U-19.
Mereka meminta saya untuk menunggu. Mungkin, saya akan dipanggil lagi, mungkin juga tidak,” kata Kai Boham dalam wawancara eksklusif bersama kumparan lewat konferensi video, Rabu (20/7/2022).
”Saat itu tim fokus ke turnamen di bulan Juli (Piala AFF U-19 2022). Setelah Juli, Shin Tae-yong akan pulang ke keluarganya. Setelah itu, mungkin saya dipanggil, mungkin juga tidak. Tapi, saya terbuka jika dipanggil lagi,” jelasnya.
“Shin Tae-yong banyak melakukan rapat untuk membahas soal saya, Jim [Croque] dan Max (Christoffel),” ujarnya.
Secara pribadi, Kai Boham berharap bisa memperkuat Timnas Indonesia kelak. Ia juga mengaku senang saat mendapat panggilan latihan bersama Timnas U-19. ”(Senang itu) Pasti. Itu adalah sebuah kehormatan bagi saya untuk bermain bersama Indonesia,” tegasnya.
Kai Boham merupakan pemain keturunan Belanda-Indonesia. Ia saat ini bermain untuk tim muda Almere City, Jong Almere City. Ia memiliki darah keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang berasal dari Surabaya dan Sumatra. (kump)
Sumber: kumparan.com




