Warga Minta Delineator di Jembatan Desa Nerekeh

LINGGA (HK) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga, berkomitmen akan meningkatkan pelayanan publik, dan keselamatan bagi pengendara, dalam beraktifitas di jalan raya.

Hal ini disampaikan Kadishub Lingga, Hendry Efrizal, usai melakukan kunjungan kebeberapa lokasi jalan yang berbahaya, bersama Kepala Bidang (Kabid) Darat, Amiruddin, dan menyusul adanya keluhan masyarakat, yang mereka terima.

Adapun keluhan tersebut, yakni permintaan usulan unit Pembatasan Jalan atau Delineator di Jembatan Desa Nerekeh, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, karena kerap menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Kadishub Lingga, Hendry Efrizal mengatakan, pihaknya akan menampung usulan yang menjadi kebutuhan masyarakat itu, dalam meningkatkan keselamatan pengendara. Namun hal tersebut, tergantung dengan situasi dan kondisi anggaran.

“Kita lakukan kroscek kelapangan dulu, untuk menghitung kebutuhan unit Delineator, agar bisa kita jadikan skala prioritas, masuk ke dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA), di Dinas Perhubungan Lingga, Tahun 2023. Insya Allah,” katanya, Rabu (19/10).

Tak hanya itu, Kadishub Lingga bersama anggotanya kemudian meninjau salah satu pengerjaan Box Culvert di Desa Panggak Laut. Dimana, masyarakat mengeluhkan terkait kondisi jembatan darurat yang sudah memprihatinkan, sehingga mengancam keselamatan pengendara.

“Kita melakukan tinjauan ini, untuk dapat memastikan tingkat kelayakkan jembatan darurat, yang dilalui pengendara. Nampaknya kondisi jembatan sudah miring, dan terancam rapuh. Ini sangat membahayakan bagi pengendara. Karena itu, akses yang menghubungkan dua wilayah ini agar segera ditangani secara serius, supaya tidak menimbulkan korban,” imbuhnya.

Selain dalam meningkatkan pelayanan publik, Kadishub Lingga juga menanggapi sebuah keluhan masyarakat, terkait jadwal operasional bus perintis DAMRI, tujuan Daik-Lingga Timur, serta sebaliknya yang landai.

Hendry Efrizal mengungkapkan, saat ini untuk penjadwalan bus DAMRI memang bukan tupoksi dari Dinas Perhubungan Lingga. Namun, untuk mengantisipasi terhambatnya perputaran roda perekonomian masyarakat, pihaknya telah melakukan diskusi untuk mengetahui, kendala yang dialami oleh pihak bus DAMRI.

“Saat kami turun. Pihak operator DAMRI menyebut terkait penjadwalan, sebenarnya tidak ada kendala. Namun, jam operasional DAMRI untuk bulan ini memang banyak yang off, karena akan mengikuti jadwal terbaru dari DAMRI pusat. Maka, terkait perubahan jam berangkat DAMRI ini belum bisa dipastikan penyebabnya karena apa,” ujarnya.(tbn)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version