Berdasarkan cerita Doni, korban AN mengalami trauma berat, hingga tetap minta dipindahkan ke sekolah lain dan tidak mau tetap sekolah di SMKN 1 Karimun.
“Dia tetap ingin dipindah sekolah. Sepertinya menimbulkan trauma yang cukup mendalam baginya,” kata Doni.
Sementara itu Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano SIK, S.H. ketika dikonfirmasi, membenarkan perihal itu dan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan.
Baca juga: Wakapolda Kepri Kunjungi Mapolres Karimun
“Masih dalam penyelidikan dan akan disampaikan perkembangannya,” jawab Tony Pantano via sms, Jumat (11/2/2022) siang.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sugianto, ketika dikonfirmasi sudah mengetahui perihal ini dan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dan langkah-langkah dengan berbagai pihak terkait.
“Pastinya ini akan koordinasi dengan pimpinan (Bupati). Mohon dukungan biar masalah ini bisa diselesaikan,” ujar Sugianto. (hhp)
