LINGGA (HK) – Desa Resun di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kini telah membentuk Kelompok Sadar Lingkungan (Pokdarling), di wilayahnya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lingga, belum lama ini.
Desa Resun masuk 300 besar dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Sehingganya membuat Desa Resun membutuhkan keasrian atas lingkungan untuk menunjang kemajuan potensi wisata yang lebih baik.
Sebagaimana diketahui, Desa yang terletak di Kecamatan Lingga Utara ini memang mempunyai berbagai pilihan dari destinasi alam yang bisa dikunjungi. Mulai dari kawasan air terjun, hutan mangrove, dan juga wisata petik salak.
“Pihak Desa Resun kembali berharap, bisa meningkatkan pencapaiannya dalam ADWI tahun 2023 ini,” ujar Kepala Desa Resun, Hairul Mazi, Selasa (7/3) siang.
Hairul Mazi menyampaikan, selain Pokdarling pihaknya juga membentuk Kepengurusan Bank Sampah, sehingga lingkungan desa akan lebih bersih dan asri.
Ia menjelaskan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, agar memilah sampah dari rumah dan memanfaatkan sampah sebagai nilai ekonomi.
“Sampah yang dipilah dari rumah itu nantinya ditimbang dan ditabung di bank sampah. Dan masyarakat akan medapatkan uang tunai atau sembako, sesuai dengan banyaknya sampah yang ditabung,” ujarnya.
Sementara itu Pokdarling dibentuk untuk menjaga kebersihan lingkungan Desa Resun dan bisa membantu pemerintah desa, dalam mengedukasi ke masyarakat, tentang kepedulian dan menjaga kebersihan desa.
“Apalagi Desa Resun ini merupakan sebuah desa wisata yang mempunyai berbagai potensi alam didalamnya. Sehingga Desa Resun pun mendapat sorotan nasional, setelah menjadi 300 besar ADWI pada 2022 se-Indonesia,” terang Hairul Mazi.
Dan tak ayal lagi, ungkapnya, lingkungan bersih mesti jadi daya tarik bagi perkembangan wisata di Resun.
“Semoga ada kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, ikut berkembangnya potensi wisata alam di desa, dan mendukung pertumbuhan perekonomian warga,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DLH Lingga, Joko Wiyono berharap, dengan sudah adanya Bank Sampah dan Pokdarling di Desa Resun, kepengurusan ini dapat berjalan dengan baik untuk menjaga kelestarian Lingkungan.
Ia pun meminta kepada masyarakat agar mendukung program ini, sehingga Desa Resun lebih bersih lagi dan masyarakat bisa turut mendapatkan keuntungan dengan cara menabung sampah.
“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup sangat mendukung program yang dilaksanakan oleh Desa Resun terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya. (tbn)
