Ketiga, bahwa tidak semua hal di dunia ini bisa dibeli dengan uang. Kita mungkin sering mendengar berita orang-orang super kaya menghabiskan hartanya dengan barang-barang super mewah yang bahkan tidak mampu terbeli dengan gaji kita seumur hidup seperti jam tangan, tas, perhiasan, pesawat jet, mobil sport, dan sebagainya.

Namun, apakah kita pernah mendengar para sultan ini sukses membeli kebahagiaan orang lain? Mendatangkan kebahagiaan kepada orang lain mungkin bisa dilakukan orang-orang kelewat kaya dengan sedekahnya, program CSR-nya, santunannya, atau apalah macam-macam istilah itu, tetapi pada dasarnya mereka tidak bisa membeli kebahagiaan orang lain.

Orang-orang sangat kaya ini tentu tidak akan tahu rasanya bahagia ngopi starling (kopi keliling) di pinggir trotoar di atas jok motor sambil membalas pesan dari sang kekasih, atau betapa nikmatnya mengisap rokok eceran yang sudah pipih karena disimpan di dalam dompet. Padahal mereka tentu bisa membeli ratusan bahkan ribuan kopi starling. Mereka juga mungkin bisa mengakuisisi pabrik-pabrik rokok dengan sama mudahnya.

Sayangnya, dalam hal ini, kaya dan bahagia ada di semesta yang berbeda. Lenggak-lenggok para anak muda di Sudirman Central Business District (SCBD) ini mungkin tidak seindah apa yang diperagakan para super model di atas panggung catwalk di Paris sana.

Akan tetapi, saya yakin betul kebahagiaan yang mereka dapatkan tidak akan pernah bisa dibeli oleh siapa pun. Berapa pun. Dan kita semua memang sudah sepatutnya berterima kasih kepada Baim Wong karena telah mengingatkan kita akan hal ini.***

1 2 3
Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version